RADAR JOGJA – Bullying di kalangan anak-anak dan remaja adalah sebuah masalah serius yang terus terjadi di banyak sekolah.
Salah satunya dialami SAH siswi kelas 2 SD N di Gresik.
Anak perempuan berumur 8 tahun tersebut mengalami buta permanen setelah mendapatkan tindak bully di sekolahnya.
Aksi tidak terpuji tersebut dilakukan oleh kakak kelasnya dengan cara mencolok mata korban menggunakan tusukan bakso.
Semua berawal ketika sekolah mereka sedang mengadakan kegiatan lomba agustusan.
Saat itu SAH tiba-tiba saja ditarik ke lorong antara ruang guru dan pagar sekolah, dengan maksud dan tujuan memalak korban.
Karena enggan dan menolak memberi uang pada kakak kelasnya, pelaku langsung mencolok-colok tusukan bakso ke pada SAH.
Korban yang panik langsung mencuci matanya ke wc dan ada bekas darah di seragamnya, ungkap orang tua korban di beberapa media.
Sebelumnya ayah korban, Samsul Arif (36) sempat membawa anakya ke rumah sakit dan dokter memberikan keterangan bahwa mata sang anak mengalami kebutaan permanen akibat kerusakan syaraf pada mata kanan.
Akhirnya Samsul melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gresik setelah sebelumnya pihak sekolah menolak kooperatif atas kasus yang dialami oleh anak perempuan.
Pihak sekolah seakan-akan menutupi dan enggan memperlihatkan rekaman CCTV dengan alasan sedang rusak.
Saat ini polisi sudah mulai memeriksa guru dan Umi Latifah, kepada sekolah UPT SDN 236 Randu Padangan, Menganti, Gresik.
Semenjak peristiwa bully yang dialami SAH pada 7 Agustus 2023 lalu, siswi SD tersebut tidak mau pergi sekolah.
Diketahui juga SAH adalah anak yang pendiam dan pemalu sehingga jarang sekali bercerita kepada orang tuanya bagaimana kesehariannya di sekolah. (Trimina Klara)
Editor : Meitika Candra Lantiva