Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti kenapa harga bitcoin bisa jatuh pada titik serendah ini dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa analisis mengungkapkan jika penurunan ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Terjadi Leverage Panjang
Alasan pertama yang membuat bitcoin kini harganya bisa cukup merosot adalah karena terjadinya suatu leverage dari posisi beli. Hal ini dipaparkan oleh Ben McMilan sejak Januari tahun ini dan akan selalu terjadi pada Bitcoin menurutnya.
Leverage sendiri bisa diartikan sebagai suatu strategi bagi investor supaya menggunakan pinjaman untuk memperbesar kembali peluang agar investasi yang dilakukan bisa kembali.
Leverage ini kerap kali dipertimbangkan oleh para trader sebab jika aset kripto harganya turun maka penjualan harus segera dilakukan meskipun harganya sangat rendah dari harga beli.
2. Sentimen Negatif dari Pasar
Dalam beberapa minggu terakhir, pasar memberikan tren yang sama yaitu sentimen pasar yang negatif. Ini masih masuk kedalam serangkaian pemberiaan suram terkait bitcoin termasuk segala bentuk dana serta aset obyektif.
Beberapa ahli juga berpandangan jika dalam jangka panjang aset Bitcoin ini harganya akan terus berlanjut dalam jangka pendek. Kemungkinan besarnya tren dari anjloknya harga bitcoin bisa jada terulang dalam beberapa waktu kedepan.
Keadaan juga bertambah buruk lagi diakibatkan oleh beberapa pemberitaan dan juga tokoh ternama atas bitcoin ini. Banyak berita media di dunia yang mengemukakan tentang berita-berita buruk soal bitcoin, sehingga sangat menurunkan tingkat kepercayaan investor.
3. Mengikuti Pasar Tradisional
Pasar Kripto seharusnya berada sebagai suatu aset beta yang punya sentimen tinggi. Maksudnya, bitcoin dengan beberapa koin lainnya harus bergerak bersama dengan pasar yang terpengaruh dari sentimen negatif pasar beberapa waktu terakhir.
Belum lagi kebijakan moneter yang ditetapkan oleh the FED beberapa waktu yang lalu guna memerangi inflasi membuat investor menjauh dari aset spekulatif. Aset yang spekulatif disini dimaksudkan kepada pasar kripto tentunya.
Umumnya investasi bitcoin digunakan sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dari stimulus atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Namun beberapa analis menyebutkan jika resikonya bisa mempengaruhi bitcoin, sehingga performa dari bitcoin sendiri dinilai mengecewakan karena bereaksi positif atas pembalikan hasil.
4. Penjualan Bitcoin
Beberapa tokoh terkenal menyebutkan jika jumlah BTC IDR yang dijual di pasaran akan sangat berpengaruh pada nilai pasarnya. Makin banyak bitcoin yang dilepas atau dijual maka semakin menurun juga nilainya meskipun secara bertahap.
Contohnya ada seseorang yang menjual bitcoin miliknya dalam jumlah besar serta harga yang jauh dibawah pasaran saat itu. Bitcoin akan ikut turun juga harga pasarannya, apalagi jika orang yang melakukannya adalah tokoh terkenal dunia.
Contoh yang nyata terjadi pada saat pelelangan bitcoin terjadi karena hasil penangkapan operasi ilegal. FBI menyita sejumlah Bitcoin sebagai hasil barang bukti kemudian melalangnya ke publik dengan harga yang dibawah dari pasaran pada saat itu.
Alhasil bitcoin terjual cepat dan keuntungan cepat didapat. Namun efeknya tentu pada harga bitcoin yang anjlok dan turun seiring waktu karena adanya penjualan besar-besaran dengan harga murah.
Demikian informasi singkat mengenai beberapa penyebab turunnya harga BTC IDR beberapa waktu terakhir. Perlu diingat kembali jika investasi di dunia kripto ini bisa memberikan keuntungan besar namun resikonya besar juga. Maka dari itu pantau selalu Bitcoin charts agar tidak ketinggalan informasi. (*/Dwi) Editor : Editor News