“Memang agak lama nunggunya, untuk menggoreng tahu sampai kriuk butuh waktu sekitar 25 menit,” kata owner Tahu GO! Babarsari Galih Parama Artha di outletnya, Minggu (23/8). Meski owner, tak jarang Galih menggoreng sendiri tahu tersebut. Selepas ngantor dia biasa mengecek outletnya tersebut. “Saya juga belajar menggorengnya,” lanjut dia.
Untuk menghasilkan tahu kriuk, sesuai dengan tagline Tahu GO!, Galih mengatakan, tahu harus digoreng hingga beberapa kali. Hal itulah yang membuat proses penggorengan jadi lama. “Tapi hasilnya jadi tahu yang luar biasa rasanya,” prmosinya.
Galih mengaku baru membuka outlet Tahu GO! Pada 19 Agustus lalu. Hasilnya? Dalam empat hari buka saja, dia sudah kewalahan memenuhi pesanan pembeli. Hanya lima jam buka, dari pukul 13.00 hingga 18.00 dia menyebut sudah berhasil menjual 1.500 pcs tahu. Itu pun dia belum melayani pembelian melalui aplikasi online. “Masih dalam proses pendaftaran (aplikasi online), kebanyakan memang datang langsung ke outlet,” ungkapnya.
Karena baru membuka usaha waralabanya tersebut, wanita yang berkarir di dunia properti itu menyebut saat ini masih memberikan promo. Satu pcs tahu kriuk Tahu GO! Dijual Rp 1.000, dari harga normal Rp 1.500 per pcs. “Minimal order lima pcs, tapi rerata belinya 20 pcs dalam satu dus,” ungkapnya.
Alumnus Fakultas Hukum UMY itu menambahkan, dia tertarik join menjadi mitra Tahu GO! hanya setelah sekali mencoba makan. Saat itu, dia yang kerap bepergian ke Jakarta tertarik dengan outlet Tahu GO! yang ramai pembeli. Ternyata, saat mencoba tahu tersebut terasa berbeda. “Karena digoreng crispy tapi di dalamnya lembut, teman ada yang kenal owner akhirnya menjadi mitra,” jelasnya.
Ternyata Tahu GO! juga sedang mengembangkan sayap ke luar Jakarta. Di Jogjakarta sendiri, kini ada lima outlet Tahu GO!. Galih menjadi owner kelima dan membuka usahanya di kawasan Babarsari. Menurut dia, dalam bermitra Tahu GO! menyediakan bahan baku tahu dan bumbu. Dia bertugas menyiapkan tenaga kerja hingga lokasi. “Kebetulan ini lokasi punya sendiri dan Babarsari ini kan kawasan kampus, banyak mahasiswa dan terbukti pembelinya banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Marketing Communication PT Otewe Maju Bersama Akhdan Habibie Darwis menyebut, Tahu GO! adalah jajanan tahu kriuk spesial yang mengusung konsep gorengan gerobak dengan harga terjangkau. Model bisnis Tahu GO! membuka kesempatan kemitraan. Kini sudah terdapat 200 outlet di Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja hingga Bali. “Sistem kemitraan cukup membayar Rp 19,5 juta, sudah bisa membuka usaha di tempat yang dipilih mitra sendiri,” jelansya. (*/pra) Editor : Editor Content