Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wamen Haji Dahnil Anzar Kekeh Bela Program MBG Tak Potong Anggaran Pendidikan, Netizen Geram: "Ngurusin Haji Aja!"

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 22 Maret 2026 | 11:46 WIB

Wakil Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Wakil Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

JAKARTA – Wakil Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali menuai kritik pedas dari netizen setelah bersikeras membela Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut tidak mengambil jatah anggaran pendidikan. Pernyataannya viral di media sosial, termasuk Instagram, dan memicu ribuan komentar negatif.

Polemik soal sumber anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintahan Prabowo Subianto terus bergulir. Kali ini, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi sasaran amukan netizen setelah dengan tegas menyatakan bahwa MBG tidak memotong dana pendidikan di APBN.

Dalam pernyataannya yang ramai dibicarakan, Dahnil menegaskan bahwa anggaran MBG sebesar ratusan triliun rupiah berasal dari hasil efisiensi, termasuk penghematan perjalanan dinas pejabat, bukan dari pemangkasan anggaran sektor pendidikan. Ia menilai tudingan bahwa MBG 'merampas hak pendidikan' sebagai pemikiran sesat dan keliru.

Pernyataan ini langsung viral di Instagram akun

@kabarmahasiswa.id melalui postingan bertajuk "Kekeh bela MBG yang dianggap tidak merusak anggaran pendidikan, Wamen Haji ini didamprat netizen." Postingan tersebut, yang diunggah sekitar akhir Februari 2026, menuai lebih dari ribuan komentar mayoritas negatif.

Beberapa reaksi netizen yang paling ramai:

"Loe ngurusin aja catering haji kagak usah ngurusin MBG...."

"Lagian wamen haji sok2an ikut ngomong masalah MBG. Nggk ada korelasinya pak wamen... Anda tidak fokus pada tugas anda."

"Gua koq ngeliat dia kayak sok yg paling ngerti Republik Indonesia saja ya, apalagi dari segi pakaian pake dasi Kupu-kupu trus pongah sekali."

"MBG beracun apa yang dibanggakan kwalitas makanan juga gak ada gizi sama sekali."

"Stop MBG"

Netizen juga mempertanyakan kualitas program MBG itu sendiri, mulai dari gizi makanan yang dianggap kurang hingga tujuan utama program—apakah benar-benar untuk mengatasi stunting, kelaparan anak, atau justru melenceng dari jalur. Ada pula yang menyindir dengan humor: 

"Jadi nanti peserta haji dapet MBG?" atau "Ini negeri MBG, Wamen Haji, Menteri Keuangan, semuanya MBG yang dibahas..."

Kontroversi ini muncul di tengah isu nasional soal efisiensi anggaran pemerintah. Sebelumnya, Dahnil juga membantah tudingan serupa di platform X, menekankan bahwa MBG bersifat konstitusional dan mendukung pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari upaya pendidikan berkualitas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lanjutan dari Kementerian Agama atau pihak Istana terkait kritik yang membanjiri media sosial. Masyarakat, terutama di wilayah Jawa Tengah dan DIY yang banyak memiliki pelajar dan keluarga penerima manfaat potensial program gizi, diharapkan terus mengawal transparansi penggunaan anggaran negara.

Program MBG sendiri menjadi salah satu janji unggulan pemerintahan baru, namun implementasinya masih menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. (iwa) 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Mbg #program mbg #Makan Bergizi Gratis #pro kontra