Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Semar UGM Juara di Shell Eco-marathon Qatar 2026, Borong Dua Gelar Internasional

Iwa Ikhwanudin • Senin, 2 Februari 2026 | 14:14 WIB
Tim Semar UGM berhasil membawa pulang dua gelar juara dari ajang bergengsi Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2026 digelar di Sirkuit Internasional Lusail, Doha, Qatar (21-25/1/2026).
Tim Semar UGM berhasil membawa pulang dua gelar juara dari ajang bergengsi Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2026 digelar di Sirkuit Internasional Lusail, Doha, Qatar (21-25/1/2026).

YOGYAKARTA – Harumkan Nama Indonesia, Semar UGM Sabet Dua Gelar di Shell Eco-marathon Qatar 2026. 

Tim Riset Kendaraan Hemat Energi Universitas Gadjah Mada, Semar UGM, kembali menorehkan prestasi gemilang di level internasional.

Tim Semar UGM berhasil membawa pulang dua gelar juara dari ajang bergengsi Shell Eco-marathon Asia Pacific and Middle East 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Lusail, Doha, Qatar, pada 21-25 Januari 2026.

Dalam kompetisi yang diikuti berbagai universitas ternama dari kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah tersebut, Semar UGM sukses mengamankan posisi tertinggi pada kategori utama.

Pencapaian paling membanggakan diraih melalui kategori Urban Concept Hydrogen Fuel Cell, di mana Semar UGM sukses menyabet Juara Pertama.

Kendaraan rancangan mahasiswa UGM ini terbukti memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar hidrogen paling optimal setelah melewati serangkaian pengujian teknis yang sangat ketat.

Tak hanya itu, Semar UGM juga berhasil meraih Juara Ketiga pada kategori Prototype Battery Electric.

Keberhasilan ini semakin lengkap dengan catatan sejarah sebagai tim pertama yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan technical inspection di awal kompetisi.

"Kami sangat puas dengan hasil ini, terutama karena adanya peningkatan signifikan dibandingkan hasil pada ajang sebelumnya," ujar Ghani Prayatna, General Manager Semar UGM.

Perjalanan menuju podium juara di Qatar diakui tidaklah mudah.

Tim harus menghadapi tantangan alam yang ekstrem di Sirkuit Lusail, mulai dari embusan angin kencang dengan kecepatan mencapai 37~km/jam hingga suhu udara yang dingin.

Kondisi tersebut menjadi ujian berat bagi aspek aerodinamika kendaraan hemat energi serta ketahanan komponen mesin.

"Angin kencang dan suhu dingin di Doha benar-benar menguji ketahanan kendaraan serta mental tim. Namun, berkat kerja sama dan persiapan yang matang, kami mampu mengatasi hambatan tersebut," tambah Ghani.

Kemenangan ini tidak membuat tim berpuas diri.

Ghani menegaskan bahwa hasil di Qatar akan menjadi bahan evaluasi penting untuk pengembangan teknologi Semar UGM ke depannya.

"Kemenangan ini bukan titik akhir, melainkan standar baru bagi kami. Fokus kami sekarang adalah terus melakukan pengembangan agar inovasi tim tetap relevan dan mampu memberikan hasil yang lebih baik lagi di kompetisi mendatang," pungkasnya. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Shell Eco Marathon #SEMAR UGM #Middle East #2026 #asia pacific #Urban Concept Hydrogen #tim Semar UGM