Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasar Krempyeng RSA UGM Tak Sekadar Pasar, Upaya Healing dan Go Green

Wulan Yanuarwati • Rabu, 20 September 2023 | 21:19 WIB
KOMPLET: Pasar Krempyeng RSA UGM digelar setiap Rabu Wage, upaya kenalkan produk lokal sehat dan bisa healing. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)
KOMPLET: Pasar Krempyeng RSA UGM digelar setiap Rabu Wage, upaya kenalkan produk lokal sehat dan bisa healing. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)

 

SLEMAN - Ada yang berbeda dari area lapangan basket Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM setiap 35 hari sekali. Lapangan disulap menjadi puluhan tenant dengan pintu masuk estetik dari bambu bertuliskan Pasar Krempyeng. 

Puluhan tenant berjejer, ada yang menjajakan sayur dan buah-buahan, jajanan pasar, kerajinan hingga stand pemeriksaan kesehatan gratis. Di antaranya, cek antropometri, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Terlihat, orang berdatangan ke pasar yang digelar setiap Rabu Wage itu. Ada yang berseragam rumah sakit, para pegawai, warga sekitar dan keluarga pasien rumah sakit RSA UGM.

EDUKASI: Direktur RSA UGM Darwito ikut memeriahkan dengan karaoke bersama. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)
EDUKASI: Direktur RSA UGM Darwito ikut memeriahkan dengan karaoke bersama. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)

Semua berbaur menjadi satu, bertransaksi jual beli atau sekedar bertanya-tanya. Sementara iringan musik angklung mengalun indah. Menambah suasana yang akrab dan menyenangkan.

"Pasar Krempyeng ini, bisa dilihat dari segi wellness, healing bagi karyawan-karyawan tapi juga bermanfaat bagi UMKM. Kita bina dengan harapan memberdayakan masyarakat sekitarnya," ujar Direktur Utama RSA UGM Darwito, Rabu (20/9/2023).

Pasar Krempyeng bukan hanya melulu meningkatkan ekonomi warga. Menurutnya juga sebagai bentuk preventif dari segi kesehatan melalui konsultasi gizi dan diawali kegiatan senam pagi.

"Seandainya pasar Krempyeng bisa diadopsi di pasar tradisional alangkah indahnya. Sehingga deteksi dini pasien gagal ginjal gak akan banyak. Karena hipertensi (terdeteksi)," ujarnya.

Makanan yang dijual juga dipastikan sehat dan bebas pengawet. Kemasan juga ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan plastik. Pengunjung disarankan membawa kantong belanja sendiri sehingga konsep go green juga bisa diimplementasikan.

"(Inovasi) ada musik ini juga memberdayakan pemusik jalanan. Ruang bagi mereka, bisa dapat fee juga. Mereka akan giliran, nanti dikreasikan. Bahkan nanti kita gandeng dinas pariwisata, bisa saja nanti reog, jathilan, silakan. Bisa jadi," paparnya.

Ketua Panitia Pasar Krempyeng RSA UGM Yusmiyati mengatakan Pasar Krempyeng sudah dua kali ini digelar. Sebelumnya ada 14 tenant yang berpartisipasi dan mengalami peningkatan menjadi 23 tenant.

"Produk lebih kreatif dan kerjasama bertambah. Nantinya di sini memang ada integrasi layanan, integrasi produk juga," ujarnya.

Harapannya pasar Krempyeng sebagai sarana mengenalkan pangan organik di masyarakat. Termasuk pangan sehat dan makanan lokal. Selain itu juga ada program edukasi bagi semua masyarakat.

"Ternyata dengan konsep pasar, edukasi bisa lebih mengena. Jadi kan ada senam lansia, edukasi, pemeriksaan kesehatan. Edukasi kita tarik konsep pasar dan baru satu-satunya di Jogja," jelasnya. (lan)

Editor : Amin Surachmad
#RSA UGM #pasar krempyeng #UMKM