RADAR JOGJA - Fenomena alam berupa tanah amblas atau sering disebut sinkhole. Kembali terjadi di DIJ. Terbaru di Dusun Popohan, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo.
Berikut delapan fakta sinkhole yang terjadi di Popohan. Radar Jogja merangkumnya.
1. Sinkhole terjadi dekat dengan pemukiman warga
2. Awal mula lubang diketahui pada 15 Desember 2022. Namun tak sebesar saat ini.
3. Warga sempat membuat parit di sekitar lubang dan menutupi lubang dengan terpal.
4. Tanah amblas dilihat kasat mata antara 4-5 meter. Sempag dicek dengan potongan bambu panjang. Setelah bambu dimasukkan, bablas hilang.
5. Sejak ditemukan, baru viral sekarang dan menjadi perhatian pemerintah dan peneliti. Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mendalami lubang ini.
Baca Juga: Asap Tebal di Lapangan Kenari, Warga: Hasil Pembakaran Sampah Mandala Krida dan Kridosono
6. Lubang mengkhawatirkan warga. Lubang diperkirakan karena patahan dan batuan di lereng pegunungan.
7. Kemungkinan dampak buruk bencana, bisa menutup akses padukuhan yang terletak di bawah popohan.
8. Ahli Geologi UGM Wahyu Wilopo menyebut lubang berukuran sekitar 4 meter x 2,5 meter. Berbentuk lonjong tidak simetris. Tidak umum terjadi. Silkhole terjadi karena batuan yang muah larut seperti batu. (mel)