RADAR JOGJA - Pameran potensi daerah (PPD) Kabupaten Sleman 2023 resmi ditutup Minggu (16/7/23). Target perputaran uang yang dicanangkan, dapat terlampaui pada gelaran ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menuturkan sampai hari terakhir, kegiatan PPD 2023 diikuti sebanyak 217 peserta. Jumlah itu terdiri dari 17 Kecamatan, 16 OPD/Instansi, 4 BUMD, 30 Sekolah, 4 Perguruan Tinggi, 58 UMKM binaan, dan 88 Swasta.
Dia mengklaim, masyarakat memberikan respons positif atas penyelenggaraan PPD 2023. Itu didasarkan karena jumlah pengunjung lebih dari 30.000 orang dan omzet lebih dari Rp 1,7 miliar. Jumlah tersebut melampaui target yang ditentukan sebelumnya yakni Rp 1 miliar.
"Pameran ini (PPD 2023) berdampak positif terhadap selter PKL Denggung yang mengalami kenaikan omzet penjulannya kurang lebih 50 persen dibanding hari biasa," ungkapnya dari keterangan yang diterima Senin (17/7/23).
Secara simbolis, PPD 2023 ditutup oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di Halaman Gedung Kesenian Kabupaten Sleman. Diketahui, PPD tahun ini berlangsung selama 10 hari. Terhitung mulai 7-16 Juli 2023.
Dalam prosesnya, menampilkan potensi daerah multi-produk unggulan dari penjuru Sleman, serta berbagai pertunjukan seni, budaya, dan hiburan.
Danang menilai, penyelenggaraan PDD merupakan upaya Pemkab Sleman untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki serta semakin meningkatkan dinamika perekonomian masyarakat Sleman. "Pameran ini juga mejadi sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai produk asal Sleman sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah," katanya.
Danang berharap PPD 2023 benar-benar dapat menjadi sarana promosi dan pengembangan potensi unggul. Utamanya untuk para pengusaha dan perajin UMKM Sleman. (cr3/eno)