Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tumbangkan Persela Lamongan dengan Skor 1-0, PSS Sleman Berhasil Amankan Capolista

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 1 Maret 2026 | 23:32 WIB
 
 
Striker PSS Sleman Irvan Mofu saat bertarung dengan pemain Persela Lamongan
Striker PSS Sleman Irvan Mofu saat bertarung dengan pemain Persela Lamongan
 
LAMONGAN - Posisi PSS Sleman di puncak klasemen sementara Grup Timur semakin kokoh. Kepastian itu didapat usai Laskar Sembada berhasil menumbangkam Persela Lamongan, di Stadion Surajaya Minggu (1/3) malam.
 
Saat ini posisi PSS Sleman berada di peringkat pertama dengan 45 poin. Di partai yang lain Barito Putera juga menang dari Deltras FC, sehingga Laskar Antasari saat ini berada di posisi dua dengan 41 poin.
 
Tak hanya itu, hasil mengejutkan diraih oleh Kendal Tornado FC saat menjamu Persipura Jayapura. Tim besutan Stefan Keeltjes ini sukses menundukkan Mutiara Hitam. Alhasil saat ini, tim berjuluk Badai Pantura ini berada di peringkat ketiga dengan 40 poin. Persipura Jayapura merosot ke posisi keempat dengan 40 poin. 
 
Baca Juga: Veda Ega Pratama Debut Gemilang di Moto3 Thailand 2026: Start P5, Finis P5! Pembalap Jogja Bikin Bangga Indonesia
 
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengaku bersyukur atas kemenangan di laga ini. Meski begitu pelatih yang akrab disapa Uwak ini menyatakan masih ada banyak catatan-catatan yang akan dievaluasi, mengingat ketika tim berhasul unggul cepat, itu malah banyak ditekan sama Persela Lamongan Lamongan. 
 
"Ini yang harus jadi catatan kami," katanya usai pertandingan. 
 
Selain itu, Uwak juga mengapresiasi perjuangan dan kerja keras seluruh pemain di laga ini. Menurutnya, para pemain berhasil menampilkan seluruh kemampuannya, walaupun masih banyak dilihatnya mereka cukup kelelahan.
 
"Kami tahu ini di bulan Ramadan, tetapi mereka bisa bermain dengan intensitas yang tinggi. Ini satu hal yang positif buat kami," lontarnya. 
 
Baca Juga: Cegah Balap Liar, Polres Gunungkidul Bubarkan 40 Remaja yang Berkumpul di JJLS Saptosari
 
Striker PSS Sleman Irvan Mofu menyatakan, laga melawan Persela Lamongan ini memang terbilang berat. Sebab menurutnya tim kebanggaan masyarakat Lamongan ini merupakan tim yang bagus. "Tapi alhamdulillah kami bisa dapat tiga poin di sini, sangat penting karena target kami begitu," tegasnya. 
 
Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti mengaku kecewa atas kekalahan kali ini. Sebab walaupun timnya sudah berusaha tapi timnya harus menelan kekalahan.
 
"Saya ingin mengucapkan selamat buat PSS Sleman, mereka mampu memaksimalkan poin di Lamongan," tuturnya. 
 
Atas kekalahan ini, kerja timnya akanlebih berat lagi. "Karena masih ada tiga home lagi dan away juga harus kami maksimalkan. Artinya, pemain harus koreksi dan evaluasi juga," bebernya.
 
Pemain Persela Lamongan Sadewa mengatakan, para pemain sudah bekerja keras. "Tapi mungkin belum rezeki. Saya harap kami ke depannya bisa evaluasi lagi dan menjadi lebih baik lagi," lontarnya. 
 
Namun sejak peluit kick-off dibunyikan, anak-anak Sleman langsung menunjukkan kedisiplinan tinggi. Tak butuh waktu lama bagi Super Elang Jawa untuk membobol gawang Persela Lamongan. 
 
Tepat di menit ke-7, skema serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Frédéric Injaï berhasil membelah pertahanan Laskar Joko Tingkir. Injaï mengirimkan umpan manja yang langsung disambut dengan penyelesaian dingin oleh Irvan Mofu. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan PSS Sleman. 
 
Akan tetapi, petaka sempat menghampiri kubu tim Bumi Sembada pada menit ke-41. Sang pencetak gol, Irvan Mofu, terpaksa ditarik keluar lapangan lebih awal setelah mengalami cedera pasca benturan. Posisinya kemudian digantikan oleh Junior Haqi. 
Baca Juga: Dibangun di Era Sultan HB I, Masjid Sela Sempat Dianggap Angker sebelum Digunakan untuk Tempat Ibadah; Tenyata untuk Simpan Empat Bandoso dan Tombak
 
Meski kehilangan ujung tombak utamanya, intensitas serangan PSS Sleman terpantau tidak mengendur hingga turun minum.
 
Memasuki babak kedua, Persela Lamongan yang tertinggal satu gol langsung mengambil inisiatif menyerang. Hambali Tolib dan kawan-kawannya terus membombardir lini pertahanan PSS Sleman dari berbagai sisi. Namun, hingga menit ke-70, upaya tuan rumah selalu kandas di kaki para penggawa belakang Laskar Sembada yang bermain sangat sabar.
 
Kehilangan Mofu memang berdampak pada kreativitas serangan PSS Sleman yang tampak buntu di babak kedua. Meski begitu, determinasi dan ketenangan dalam meredam agresivitas Persela Lamongan tetap menjadi kunci. Alhasil hingga peluit panjang dibunyikan, skor tipis 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSS Sleman. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#ansyari lubis #laskar sembada #PSS Sleman #puncak klasemen #capolista #stadion surajaya #persela lamongan #Grup Timur