Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Dihantam Jadwal Padat Bulan Ramadan, Belum Ada Sepekan Sudah Ditunggu PSBS Biak

Fahmi Fahriza • Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03 WIB

 

Laga PSIM Jogja saat menghadapi Bali United di SSA Senin (23/2/2026)
Laga PSIM Jogja saat menghadapi Bali United di SSA Senin (23/2/2026)
JOGJA - PSIM Jogja kembali dihadapkan pada jadwal padat usai menuntaskan pertandingan ke-22 melawan Bali United pada Senin, (23/2/2026) lalu.

Tidak genap sepekan, Laskar Mataram sudah harus kembali melakukan persiapan intens dan turun ke lapangan menghadapi PSBS Biak pada Jumat, (27/2/2026) mendatang

Situasi ini makin menantang karena pertandingan digelar pada bulan Ramadan dengan waktu kick off pukul 20.30 WIB.

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel, menilai waktu persiapan yang dimiliki timnya sangat terbatas, terutama untuk memulihkan kondisi fisik pemain.

"Ini persiapan yang singkat, juga pertandingan yang akan kita mainkan setelah ini, persiapannya sangat pendek. Hanya beberapa hari untuk memulihkan dan mempersiapkan pemain saya," kata Van Gastel, Selasa (24/2).

Pelatih asal Belanda menyebut, padatnya jadwal kompetisi menjadi tantangan tersendiri. Terlebih di fase paruh kedua musim yang semakin krusial.

"Bagi saya, saya tidak akan mengatakan ini aneh. Tapi memang cukup aneh bahwa begitu banyak pertandingan dimainkan dalam waktu yang singkat," tegasnya.

Di tengah jadwal yang mepet, PSIM juga tengah berupaya mengakhiri tren kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir.

Van Gastel menegaskan timnya membutuhkan kemenangan secepat mungkin agar posisi di klasemen lebih aman.

Untuk diketahui, dalam lima pertandingan terakhir PSIM Jogja memang tidak meraih kemenangan.

Mereka menelan dua kali kekalahan kontra Persebaya Surabaya, dan Borneo FC.

Serta tiga kali bermain imbang melawan Persis Solo, Persik Kediri, dan teranyar Bali United.

"Kami butuh kemenangan, dan pada akhirnya kami ingin menang. Semakin cepat kami memiliki jumlah poin tertentu, maka akan lebih mudah untuk bermain," tuturnya.

Meski demikian, ia tetap melihat performa timnya tidak sepenuhnya buruk. Beberapa evaluasi tetap harus dilakukan, meski waktu persiapan sangat terbatas.

Dengan jeda hanya empat hari antar pertandingan, fokus utama tim pelatih kini adalah menjaga kebugaran pemain sekaligus mematangkan taktik.

Pengaturan energi menjadi krusial, apalagi laga digelar malam hari selama Ramadan.

PSIM juga dituntut mampu beradaptasi cepat. Laga melawan PSBS Biak bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang bagaimana Laskar Mataram menjawab tantangan jadwal padat di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat.

"Saya pikir tim saya tampil baik. Kami memiliki beberapa masalah struktural, tetapi itu tugas saya untuk mencoba memperbaikinya," ulasnya. (iza)

Editor : Bahana.
#Van Gastel #Yogyakarta #PSIM #psbs biak #Jogja #PSIM Jogja