Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Akui Dirinya Pelatih Pragmatis, Fokus Optimalkan Skuad yang Ada di PSIM Jogja saat Ini

Fahmi Fahriza • Senin, 20 Oktober 2025 | 02:00 WIB

 

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel

JOGJA - Sudah sembilan pekan pelatih Jean Paul van Gastel menangani PSIM Jogja dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026. Dalam proses adaptasinya terhadap kultur sepak bola Indonesia, pelatih asal Belanda itu mengakui dirinya merupakan sosok yang cukup pragmatis dalam menerapkan strategi permainan.

Van Gastel menyadari, komposisi tim PSIM saat ini bukan sepenuhnya hasil pilihannya. Ketika ia tiba di Jogja sekitar awal Juli lalu, skuad Laskar Mataram telah terbentuk lebih dulu oleh manajemen klub. Alhasil, ia harus menyesuaikan pendekatan taktik dan game plan miliknya dengan karakteristik para pemain yang ada.

"Saya pelatih yang cukup pragmatis. Para pemain di sini sudah dipilih lebih dulu oleh manajemen, dan saya berusaha mencari game play yang cocok dengan tipe para pemain saat ini," katanya, Minggu (19/10).

Dari seluruh pemain dalam skuad PSIM, bisa dikatakan hanya ada dua nama yang merupakan rekomendasinya langsung. Yakni duo pemain asal Belanda, Donny Warmerdam dan Anton Fase. Namun, keduanya justru tengah mengalami nasib kurang beruntung.

Donny yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu bahkan belum sempat melakoni debut akibat cedera pergelangan kaki yang membuatnya harus menepi selama 4-6 bulan. Sementara Anton kini juga tengah menjalani masa pemulihan selama beberapa pekan.

Diakui, situasi ini membuat Van Gastel harus lebih fleksibel dalam menyusun strategi dan taktik. Dalam beberapa pertandingan, ia tercatat menggunakan dua pola berbeda, yaitu skema tiga bek sejajar dan empat bek.

Ketika dikonfirmasi mengenai preferensi personalnya, Van Gastel menegaskan tidak menitikberatkan pilihan formasi mana pun selama bisa mengakomodasi karakter pemainnya. "Pada dasarnya saya tidak terlalu bermasalah main dengan tiga bek sejajar ataupun dengan empat bek," lontarnya.

Ia menyebut fleksibilitas dalam pemilihan taktik sangat penting bagi tim. Selain untuk memperkuat gaya permainan yang diinginkan, variasi skema juga membantunya menilai kualitas dan kesiapan pemain dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan.

"Saya cukup fleksibel, karena pemilihan strategi dan game play hal itu sangat dipengaruhi pada kualitas tim dan pemain yang ada," ungkapnya.

 

Dengan skuad yang sebagian besar merupakan pilihan manajemen, Van Gastel kini berupaya meramu tim yang solid dan kompetitif di tengah tantangan cedera serta padatnya jadwal kompetisi. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#game plan #BRI Super League 2025/2026 #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #Sepak Bola #Skuad #pelatih #PSIM Jogja