RADAR JOGJA – Pemain jebolan akademi Chelsea yang kini berada di tim utama, Conor Gallagher telah dikeluarkan dari tim utama The Blues atau bahasa kasarnya dia telah diusir.
Hasil dalam sebuah pertemuan yang dilakukan pada hari Jumat, Gallagher tidak diizinkan berada di Gedung utama tim ataupun berlatih dengan skuad Enzo Maresca.
Sebagai gantinya, dia akan berlatih bersama seorang yang tersingkirkan seperti dirinya, Trevoh Chalobah.
Mereka menerima tawaran sebesar 57 juta poundsterling dari Aston Villa pada bulan Juni sebelum tenggat waktu laporan keuntungan dan keberlanjutan, namun Gallagher menolak kepindahannya.
The Blues menawarkan kontrak baru setelah menerima tawaran Villa, namun hanya untuk dua tahun, dengan opsi satu tahun lagi.
Hal itu sangat kontras dengan kontrak tujuh dan delapan tahun yang mereka tawarkan kepada anggota skuad lainnya dan Gallagher menolaknya.
Chelsea kemudian menerima tawaran 33 juta pounds dari Atletico Madrid bulan lalu, sebelum menawarkan persyaratan baru yang sama kepada Gallagher untuk memperbaharui kontrak, yang sekali lagi ditolaknya.
Alasan The Blues sodorkan kontrak jangka waktu yang lebih pendek adalah karena mereka tidak lagi melihat masa depan jangka panjang di klub untuk lulusan akademi mereka.
Mereka memiliki kekhawatiran atas kemampuannya untuk memainkan gaya bermain berbasis penguasaan bola dari pelatih baru, Enzo Maresca, dan enggan untuk menawarkan kontrak jangka panjang karena hal tersebut.
Meskipun Gallagher menjadi kapten tim di sebagian besar musim lalu, ia kini dipandang hanya sebagai pemain cadangan jika ia tetap tinggal di Stamford Bridge.
Oleh karena itu Chelsea tidak memandangnya sebagai keputusan yang masuk akal untuk berkomitmen pada kesepakatan jangka panjang yang dapat merugikan klub dan pemain.
Editor : Bahana.