Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tottenham Hotspurs Bingung Dalam Konflik Israel - Palestina, Supporter Kecewa

Bahana. • Rabu, 18 Oktober 2023 | 18:50 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA – Klub klub Premier League dan FA telah mengambil sikap mereka mengenai konflik yang terjadi di Palestina dan Israel.

Kritikan dan cacian di dapat oleh klub klub Premier League dan FA setelah menyatakan sikapnya.

Namun ada satu klub yang menarik dinantikan sikapnya terhadap konflik Palestina dan Israel. Klub tersebut adalah Tottenham Hotspurs.

Pihak klub memang secara resmi mengeluarkan pernyataannya terhadap konflik yang terjadi. Bahkan Spurs membutuhkan waktu lima hari untuk menyusun tanggapan resmi mereka terhadap serangan teror di Israel, mengikuti arahan dari Liga Premier, yang juga menggunakan jumlah waktu yang sama untuk memikirkan rencana hubungan masyarakat mereka sendiri.

“Klub dan keluarga pesepakbola kami terkejut dan sedih dengan meningkatnya krisis di Israel dan Gaza, dan mengutuk keras tindakan kekerasan yang mengerikan dan brutal terhadap warga sipil yang tidak bersalah,” demikian bunyi postingan dari akun Twitter resmi Spurs.

Satu-satunya pemain Israel di Liga Premier adalah Manor Solomon, yang kebetulan bermain untuk Tottenham Hotspur, namun tidak disebutkan namanya dalam pernyataan klub. Spurs tidak mau konflik terjadi di dalam skuad mereka yang musim ini bermain sangat baik.

Selain itu, pemilik dari Spurs adalah Daniel Levy yang merupakan keturunan Yahudi. Selain itu hubungan Spurs yang cukup kuat dengan komunitas Yahudi di London Utara.

Para penggemar Spurs selalu menggunakan kata 'Yid' untuk sering digunakan dalam nyanyian dan lagu mereka sendiri, sebagian besar basis penggemar Spurs secara historis beragama Yahudi.

Tentu fans berkeinginan bahwa Spurs mengambil sikap lebih condong mendukung Israel.

Namun setelah pernyataan resmi klub, para penggemar Spurs merasa kecewa dengan sikap klub kesayangannya.

Fans Tottenham di Israel merasa dikhianati, “Saya dapat memberitahu Anda bahwa cukup banyak penggemar Israel yang memutuskan untuk membatalkan keanggotaan mereka” jelas ketua Klub Suporter Israel Spurs dikutip dari The Athletic.

Spurs tidak mau kehilangan dukungan suporternya yang berasal dari negara Timur Tengah, selain itu Spurs juga tidak ingin kehilangan uangnya dari Timur Tengah.

Maka dari itu Spurs memilih netral dalam konflik Palestina dan Israel (MUHAMMAD HAFIDZ FAUZAN)

 

Editor : Bahana.
#palestina bentrok dengan israel #Israel #Klub #premier league #fa