Manfaatkan Jadwal Padat Borneo FC, PSS Sleman Incar Momentum Kebangkitan

SLEMAN - PSS Sleman kembali dihadapkan pada ujian berat di kompetisi Super League musim 2026/2027 ini. Usai kalah dari Persik Kediri dengan skor 1-2, kini Laskar Sembada dijadwalkan menjamu Borneo FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Selasa (27/10) sore.
Laga tim Super Elja melawan tim Juku Eja, julukan Borneo FC ini, diprediksi bakal berjalan ketat. Pasalnya, kedua tim pasti sama-sama ingin meraih kemenangan usai gagal memaksimalkan di laga sebelumnya.
Baca Juga: Kesempatan Pieter Huistra Tinggal Sekali, Suporter Bakal Berikan Kejutan jika PSS Sleman Kalah Lagi
PSS yang baru saja menelan kekalahan dari Persik pekan lalu, pasti sangat berambisi meraih poin penuh di kandang sendiri. Oleh karena itu, pertandingan melawan Borneo FC diprediksi bakal menjadi momentum kebangkitan Gustavo Tocantins dan kawan-kawan.
Apalagi, tren Borneo FC di Super League pada musim ini tidak sebagus musim lalu. Mengingat saat ini posisi tim kebanggaan masyarakat Samarinda ini hanya terpaut dua angka atau berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan mengantongi enam poin.
Di sisi lain, meski jadwal pertandingan lebih padat dari PSS karena Borneo FC juga mengikuti ajang Asian Football Confederation (AFC), akan tetapi Kadu Monteiro dan kawan-kawan diprediksi tetap tidak akan mengalah dari anak-anak Sleman. Borneo FC dipastikan tetap akan bermain habis-habisan untuk bisa meraih kemenangan. Sebab, kemenangan sangat berarti untuk mendongkrak posisi di klasemen Super League 2026/2027.
Pelatih PSS Pieter Huistra mengatakan, usai kembali dari Kediri, para pemain sudah melakukan persiapan dengan bagus untuk menghadapi Borneo FC. Kondisi para pemain sudah semakin bugar dan siap untuk meraih kemenangan. "Persiapan berjalan dengan baik," katanya, Senin (26/10).
Selain telah mempersiapkan timnya, Huistra membeberkan saat ini tim telah mengantongi kekuatan dari Borneo FC. Sebab tim pelatih telah menganalisis kekuatan lawan. "Kami selalu ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan tim lawan," tegasnya.
Meski begitu, Huistra tetap meminta kepada para anak asuhnya agar tetap mewaspadai kekuatan tim lawan. Sebab, menurutnya, Borneo FC telah mengalami banyak perubahan di musim ini.
"Benar Borneo mengalami banyak perubahan pemain. Mereka juga bermain di kompetisi yang berbeda, sehingga situasi tersebut mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi mereka," lontarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




