Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susah Bermain dengan 10 Pemain, PSIM Jogja Amankan Satu Poin dari Padang

F
Penulis: Fahmi Fahriza❯

pertandingan antara PSIM Jogja melawan Semen Padang FC 
pertandingan antara PSIM Jogja melawan Semen Padang FC 


Advertisement

 

 

JOGJA - PSIM Jogja harus puas berbagi angka saat menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-24 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3) malam.

Advertisement

Duel yang berlangsung dalam tempo sedang itu berakhir tanpa gol, dengan skor 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

 

Bermain di kandang sendiri, Semen Padang tampil agresif sejak menit awal. Tim berjuluk Kabau Sirah itu berupaya menekan demi mengamankan poin penuh untuk menjauh dari tekanan zona degradasi.

Advertisement

Di sisi lain, PSIM tetap menunjukkan permainan disiplin dengan mengandalkan penguasaan bola dan skema serangan terorganisir.

 

Sepanjang babak pertama, kedua tim silih berganti menciptakan peluang. Intensitas pertandingan cukup tinggi dan membuat duel berlangsung terbuka.

Namun, solidnya lini pertahanan masing-masing tim serta kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.

Petaka bagi PSIM datang pada menit ke-39. Laskar Mataram harus bermain dengan 10 orang setelah Fahreza Sudin diganjar kartu merah langsung oleh wasit Naufal Adya, akibat pelanggaran keras terhadap pemain Semen Padang, Samuel Simanjuntak. 

Kartu merah tersebut menjadi pertanyaan. Karena tetiba wasit yang awalnya membawa kartu kuning langsung mengubah keputusan jadi kartu merah langsung. Tanpa melihat review dari VAR.

Bermain dengan situasi 10 pemain tersebut, akhirnya memaksa PSIM mengubah pendekatan strategi permainan lebih cepat dari yang direncanakan. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, PSIM yang kalah jumlah pemain terpaksa lebih banyak bermain bertahan. Semen Padang memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan dan mendominasi penguasaan bola.

Tekanan demi tekanan dilancarkan ke area pertahanan tim tamu, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala.

 

Beberapa peluang emas berhasil diciptakan tuan rumah, tetapi belum cukup klinis untuk menembus rapatnya barisan pertahanan PSIM. Disiplin dan kerja keras lini belakang tim tamu menjadi kunci dalam meredam agresivitas Kabau Sirah.

Kedua pelatih, Jean Paul van Gastel di kubu PSIM dan Dejan Antonic di pihak Semen Padang, melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mencari solusi. Pergantian tersebut sempat meningkatkan dinamika permainan, namun tetap tidak menghasilkan gol yang dinantikan.

 

Hingga peluit panjang dibunyikan di Stadion Haji Agus Salim, skor kacamata tetap bertahan. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin.

 

Tambahan satu angka membuat PSIM tetap menjaga stabilitas posisi di papan tengah klasemen. Sementara bagi Semen Padang, hasil ini belum cukup untuk sepenuhnya keluar dari tekanan di papan bawah. (iza)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Asisten Pelatih PSIM Guntur Cahyo: Pemulihan Mental Belum Usai, Dewa United Jadi Ujian Berikutnya

Asisten Pelatih PSIM Guntur Cahyo: Pemulihan Mental Belum Usai, Dewa United Jadi Ujian Berikutnya

Asisten Pelatih PSIM Jogja Guntur Cahyo Ingatkan Pemulihan Mental Belum Selesai, Dewa United Jadi Ujian Berikutnya

Dilatih Pelatih Kiper asal Italia, Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi Ungkap Kelebihan Mario Capece

Dilatih Pelatih Kiper asal Italia, Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi Ungkap Kelebihan Mario Capece

Dua Musim Konsisten Jadi Andalan PSIM Jogja, Cahya Supriadi Tak Mau Kehilangan Performa

Sertakan Pemain EPA U-18 dan U-20, PSIM Jogja Siapkan Regenerasi di League Cup

Sertakan Pemain EPA U-18 dan U-20, PSIM Jogja Siapkan Regenerasi di League Cup

PSIM Jogja Resmi Sertakan Enam Pemain Muda Dari EPA Untuk Ikuti League Cup, Jadi Panggung Regenerasi dan Perkuat Chemistry 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer