RADAR JOGJA – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menegaskan PSS Sleman harus tetap ber-homebase di Sleman. Pihaknya juga akan menyurati pihak manajemen untuk memastikan hal ini. Pernyataan ini guna menanggapi isu pemindahan homebase oleh manajemen PSS Sleman.

“PSS adalah milik kita bersama, punyanya warga Sleman. Oleh karena itu saya tidak akan melepas PSS untuk dibawa ke luar Sleman. Kita sebagai warga Sleman harus tetap mempertahankan,” jelasnya saat ditemui suporter pada Kamis (14/10).

Menurutnya, PSS mempunyai makna besar bagi masyarakat dan Kabupaten Sleman. Sehingga semua pihak harus bersama-sama saling menjaga. Demi kemajuan bersama di dunia persepakbolaan ini.

“Segera besok (15/10) saya akan kirim surat resmi dari Pemkab Sleman ke dua pemegang saham mayoritas. Saya juga merasa kehilangan kalau PSS belum kembali, karena saya juga bagian dari Sleman Fans,” katanya.

Sebelumnya, sempat terlontar ucapan dari Dirut PT. PSS Marco Gracia Paulo. Akan memindah homebase PSS Sleman. Hal ini menyusul tuntutan suporter untuk mengganti pelatih kepala Dejan Antonic.

Namun, belakangan pihaknya telah mengklarifikasi bahwa PSS Sleman tidak akan pindah homebase. Hanya saja saat ini tim menggelar pemusatan latihan. Berlokasi di Jakarta ditengah jeda liga.

“Kita tetap berjuang bersama, pokoknya PSS itu milik warga Sleman,” ujarnya. (om6/asa/dwi)

Main Bola