RADAR JOGJA – Irfan Bachdim dan PSS Sleman secara resmi mengakhiri kontrak kerja sama. Kini, Bachdimbukan lagi jadi pemain PSS Sleman. Irfan Bachdim mengakui tidak mudah harus berpisah lebih cepat dari PSS Sleman.

Namun, eks pemain Persema Malang dan Bali United itu telah membulatkan tekadnya demi mengikuti kata hati. Ia ingin berada lebih dekat dengan keluarganya yang saat ini menetap di Pulau Bali. “Meninggalkan teman-teman, itu juga sangat menyakitkan buat saya. Tapi saya harus mengikuti kata hati dan menjalani apa yang membuat saya bahagia,” kata Irfan.

Menurut Irfan, yang paling penting baginya adalah keluarga. Menurut pemain berusia 31 tahun itu keluarga adalah sumber inspirasi dan motivasi terbesarnya. “Mereka adalah inspirasi dan motivasi terbesar untuk saya. Saya tidak merasa nyaman ketika mereka tidak bisa bersama saya dalam waktu yang cukup lama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Irfan juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen, staf, dan rekan-rekan setimnya di PSS Sleman. Ia mendoakan agar PSS bisa bangkit dari keterpurukan dan meraih hasil positif di Liga 1 2021. “Saya selalu berharap dan berdoa yang terbaik untuk PSS di Liga 1 nanti,” harapnya.

Tak lupa, suami Jennifer Bachdim itu turut mengucapkan terima kasih atas dukungan para suporter PSS Sleman selama ini. Dia juga menyampaikan permintaan maaf karena belum bisa membanggakan PSS dan semua suporter.

Sementara itu manajer PSS Sleman, Danilo Fernando membantah beredarnya kabar bahwa Irfan Bachdim mengundurkan diri dari tim. Tidak ada masalah antara PSS dan Irfan, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri kerjasama. “Kami bertemu 2-3 kali, dan sepakat mengakhiri kerja sama. Kami mempertimbangkan banyak hal sebelum mencapai kesepakatan bersama,” ujar Danilo.

Irfan Bachdim bergabung dengan PSS pada musim kompetisi 2020. Ia diperkenalkan pertama kalinya di Stadion Maguwoharjo, 12 Februari 2020. Selama membela Super Elang Jawa, pemain yang identik dengan nomor punggung 17 ini mencatatkan 11 penampilan dan mencetak 2 gol. Ia, juga ikut mempersembahkan peringkat ketiga di Piala Menpora 2021 untuk PSS.

Danilo menegaskan tak ada masalah antara PSS dan Bachdim. Berakhirnya kontrak merupakan kesepakatan bersama. “Saya berharap dia masih tetap berkiprah di sepak bola. Terima kasih atas kebersamaan di PSS, bagi saya sepak bola adalah tentang persaudaraan. Jadi apapun yang kami lakukan di sini ada baik dan jeleknya, tapi kami tetap bersaudara,” jelasnya.

Selain itu, Danilo juga menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama ini. Ia juga meminta maaf jika ada yang kurang berkenan di hati Bachdim, baik dari manajemen, tim pelatih, ofisial maupun pemain. (kur/din)

Main Bola