RADAR JOGJA – PSSI berencana menggulirkan kompetisi pada Februari 2021 mendatang. Meski belum ada kepastian tanggal, sejumlah klub mulai ancang-ancang untuk menggelar latihan. Bahkan beberapa di antaranya seperti PSMS Medan dan Persipura Jayapura sudah kembali melakoni latihan rutin.

Kabar kelanjutan kompetisi disambut baik oleh wakil Liga 2 DIJ, PSIM Jogja. Hanya terkait mengumpulkan pemain PSIM memilih menunggu keputusan resmi dari federasi. Klub berjuluk Laskar Mataram itu tak mau mengambil risiko.

“Kami tidak mau nanti sudah terlanjur kumpul malah Liga kembali ditunda. Jadi untuk waktu kapan pengumpulan pemain akan menyesuaikan kepastian Liga bergulir,” ujar Manajer PSIM David MP Hutauruk kepada Radar Jogja Jumat (18/12).

Ia berharap kompetisi nantinya benar-benar terealisasi. Apalagi, hadirnya vaksin Covid-19 setidaknya membuka kans Liga dapat segera diputar kembali. “Terus terang ini merupakan kabar baik untuk kita. Terlebih untuk pemain yang memang physically bersentuhan langsung dengan pihak luar atau di luar tim,” katanya.

Ya, adanya vaksin Sinovac untuk mengatasi persebaran Covid-19 di Indonesia jadi angin segar bagi persepakbolaan Indonesia. Vaksin asal Tiongkok itu sudah tiba di tanah air 6 Desember lalu. “Semoga vaksin dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam nanti berkompetisi,” tambah David.

Yang jelas kepastian kompetisi ini sangat dinantikan para pelaku sepak bola. Mengingat sudah sembilan bulan aktivitas sepak bola Indonesia terhenti akibat Covid-19. Karena penangguhan itu, tak sedikit klub yang terhimpit masalah finansial.

Klub merugi lantaran tak ada pemasukan tiket pertandingan. Juga ditinggal lari sponsor. “Kami sebagai tim dan menajemen sudah banyak biaya operasional serta waktu yang terbuang tanpa ada kepastian kompetisi. Semoga Liga bisa berjalan dan semuanya baik buat PSIM,” harap David.

PSIM sendiri sudah dua bulan meliburkan skuadnya. Itu menyusul penundaan kompetisi yang awalnya kembali diputar pada Oktober. Namun batal karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Meski libur panjang, skuad PSIM diminta tetap menjaga kondisi.

“Sebagai pemain profesional memang seharusnya mereka wajib jaga kondisi agar tetap prima. Kita lihat di latihan perdana seberapa jauh mereka bisa mempertahankan di situ. Semoga kalau turun, ya tidak terlampau drastis,” ucap Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara. (ard/laz)

Main Bola