RADAR JOGJA – PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus bekerja keras demi terlaksananya kompetisi Liga Indonesia. Ya, sejak November lalu LIB beserta jajarannya memulai seluruh proses perizinan ke pihak kepolisian. Juga menemui berbagai stakeholder serta pihak-pihak terkait.

Hal itu tak terlepas dari rencana PSSI dan LIB untuk melanjutkan kompetisi Liga musim 2020 pada Februari 2021 mendatang. Seperti diketahui, akibat pandemi Covid-19 seluruh agenda olahraga terpaksa ditangguhkan sejak Maret lalu.

Selain usaha LIB memutar Liga kembali, saat ini pemerintah juga tengah berupaya menangkal Covid-19 dengan vaksinasi. Kabar itu tentu menjadi angin segar bagi pelaku sepak bola tanah air. “PSSI mengumumkan ada kompetisi di bulan Februari, meski kami belum menerima laporan lebih lanjut. Tapi asumsi positif kami vaksin sudah lebih banyak disebar. Indikator bulan Desember saja vaksin sudah dimulai, apalagi di bulan Februari,” beber Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto Jumat (4/12).

Lebih lanjut Gatot berharap kompetisi Liga 1 bisa segera digelar. Itu tak terlepas dari digulirkannya kompetisi Liga Basket IBL 15 Januari nanti. “Basket sudah clear resmi dan surat sudah disampaikan ke pemerintah. Hal yang meyakinkan kepada publik, di antaranya selain protokol kesehatan adalah vaksin,” paparnya.

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic menyambut positif kabar tersebut. Pelatih asal Serbia itu juga mengapresiasi upaya dan kerja keras LIB demi terlaksananya Liga. “Ya, itu sangat bagus. Cuma dari pertemuan LIB dengan pihak terkait kemarin semoga ada izin atau masih harus kita tunggu lagi. Terus terang kalau belum ada kabar lebih lanjut, saya tidak bisa kasih komen banyak,” ujarnya kepada Radar Jogja Jumat (4/12).

Terkait tim Super Elang Jawa -julukan PSS- Dejan menyebut anak asuhnya dalam kondisi yang baik. Sebab, sejak diliburkan tim pelatih berpesan kepada Bagus Nirwanto cs untuk tetap menjalankan kewajiban sebagai pemain profesional. Yakni, menjaga kebugaran masing-masing. “Kalau kabar tim, ya baik. Tapi untuk kami bikin rencana kapan kembali berkumpul, belum tahu,” kata eks pelatih Madura United itu.

Sementara itu, bek PSS Arthur Daniel Irawan sangat berharap aktivitas olahraga Indonesia dapat kembali normal. Termasuk harapan kompetisi segara diputar lagi. “Saya sangat mengapresiasi semua usaha yang dilakukan demi jalannya kompetisi. Buat saya kalau hasilnya positif dan federasi dapat izin keamanan bisa berkompetisi, apalagi kabarnya ada vaksin, itu saya sangat bersyukur,” ucapnya.

Apalagi bek asal Surabaya itu sudah sangat merindukan atmosfer pertandingan. Juga rindu suasana latihan PSS. Namun untuk kembali berkumpul dan latihan bersama, Arthur tak tahu pasti. “Kalau kapan tim dikumpulkan, nunggu arahan dari manajemen dulu,” tambah Humas PSS Yohanes Sugianto. (ard/laz)

Main Bola