RADAR JOGJA – Target tinggi dicanangkan PSS Sleman dalam restart Liga 1 2020. Super Elang Jawa -julukan PSS- ingin mengakhiri kompetisi di posisi lima besar klasemen.

Direktur Utama (Dirut) PSS Marco Gracia Paulo menyebut target yang dibidik cukup realistis. Mengingat semua kontestan juga mengalami kondisi yang sama akibat pandemi Covid-19. “Dengan materi yang kami miliki dan saya tahu banget coach Dejan. Tim ini kuat, saya yakin dan tidak ada keraguan,” ujarnya.

Dalam kiprahnya di Liga 1 2019, Super Elja menjelma menjadi tim kuda hitam. Berstatus sebagai tim promosi, PSS mampu bersaing dengan finish di urutan delapan klasemen akhir. “Otomatis kalau kami melanjutkan estafetnya, masak kami turun dari posisi delapan. Pasti kami ingin target prestasi lebih baik,” beber Marco.
Ditegaskan, 2023 PSS menargetkan juara Liga 1. ”Kalau bisa lebih cepat kenapa tidak,” harap mantan Deputi Sekjen PSSI itu.

Dikatakan, medio 2020-2021 adalah tahun penyesuaian karena adanya pandemi. Sehingga, hal yang menjadi prioritas manajemen saat ini adalah bangkit dan memperbaiki kekurangan. “Kalau mau menghasilkan sesuatu harus profesional. Makanya kami sudah bikin planning sampai tahun 2024,” bebernya.

Selain itu, dalam rapat jajaran direksi beberapa waktu lalu eks CEO Badak Lampung FC itu memaparkan sejumlah rencana strategis. Satu diantaranya yaitu soal club licensing. Ya, secara bertahap ke depan, PSS bakal dikelola secara profesional di era sepak bola modern ini. “Keorganisasian kami rapikan dulu karena arahnya ke club licensing. Kami tentu ingin dapat lisensi AFC karena bukan hanya soal ikut turnamen AFC, itu memang mimpi dan komitmen kami,” tandasnya.

Tak hanya fokus pada tim Liga 1, manajemen Laskar Sembada juga bertekad dan berkomitmen memajukan tim kelompok umur yang berkompetisi dalam Elite Pro Academy (EPA), serta tim sepak bola putri PSS.

Sementara itu, Manajer PSS Danilo Fernando menambahkan untuk mencapai target yang diusung dibutuhkan kerja keras dari seluruh elemen tim. Danilo juga berharap Bagus Nirwanto cs bisa menjaga konsistensi dan bekerja keras untuk memenuhi target. “Pemain harus sadar dengan kondisi karena nanti seperti sepak bola karantina,” ucapnya. Dia berharap, para pemain dalam keadaan sehat. Karena, peluang finish posisi lima sangat besar. (ard/bah)

Main Bola