RADAR JOGJA – PSSI memastikan kompetisi Liga Indonesia kembali bergulir Oktober mendatang. Guna menyambut kembalinya liga, PSIM Jogja bakal melakukan sejumlah persiapan. Satu diantaranya adalah menggelar rapid test kepada seluruh elemen tim.

Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk menyebut rapid test sangat penting dilakukan sebelum penggawa Laskar Mataram -julukan PSIM- kembali ke Jogja. Tujuannya untuk memastikan TA Musafri cs sehat dan terbebas dari paparan Covid-19. “Rencananya pemain juga akan melakukan rapid test dari kota asal. Kemudian setiba di Jogja akan kembali dilakukan rapid test,” ujar David.

Protokol kesehatan ketat memang bakal diterapkan PSSI saat Liga bergulir. Nantinya, semua pemain dan pelatih diwajibkan melakukan rapid test secara berkala. Yakni, sepekan sekali atau sehari sebelum pertandingan berlangsung.

Hanya saja, lanjut David, saat ini pihaknya masih menunggu kejelasan jadwal serta regulasi dari PSSI dan PT LIB selaku operator Liga. “Ya, diperkirakan tim akan berkumpul pada awal Agustus, tapi kami tetap menunggu jadwal pasti kompetisi karena ini akan menyesuaikan program dari pelatih,” tandasnya.

Disisi lain, selama jeda kompetisi penggawa PSIM terus berlatih mandiri dirumah masing-masing. Pelatih fisik PSIM Asep Ardiansyah turut mengabarkan kondisi anak-anak Jogja. Menurut Asep skuad PSIM dalam kondisi oke. “Mereka telah diberi perhatian untuk tetap menjaga kondisi agar ketika latihan bersama, tim pelatih tidak terlalu jauh menaikkan kembali perihal fisik,” ujarnya.

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara berharap kondisi fisik anak asuhnya tidak terlalu drop saat kembali menjalani latihan bersama. Maklum saja, sudah hampir empat bulan skuad PSIM diliburkan akibat Covid-19. Sehingga penurunan fisik sudah pasti dialami para pemain. Apalagi intensitas individual training dengan latihan biasa jelas berbeda. “Harapannya tidak turun drastis saat nanti kami berkumpul latihan,” kata pelatih berlisensi AFC Pro itu. (ard/bah)

Main Bola