SLEMAN – Tiga kali sudah Irkham Zahrul Milla diberi kesempatan oleh pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara menjadi starter. Yakni saat PSS Sleman berhadapan dengan Persija Jakarta, Kalteng Putra, dan Persebaya Surabaya. Irkham menjawab kepercayaan itu dengan permainan apiknya.

Karena itu, jika hari ini kembali dimainkan ketika Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman menjamu Laskar Mahesa Jenar- PSIS Semarang, pemain asal Tegal itu siap bermain maksimal dan memberikan yang terbaik sore ini, live Indosiar pukul 15.30.  ”Saya berharap untuk ke depannya bisa konsisten dan dapat membantu tim,” ujar mantan pemain Persibas Banyumas itu.

GRAFIS: (HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

Di sisi lain, PSS Sleman ingin lanjutkan tren positif saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Shopee Liga 1. Skuad PSS Sleman memiliki kesempatan mencetak hat-trick kemenangan apabila berhasil mengalahkan anak asuh Jefri Sastra ini. Sebelumnya, anak asuh Seto Nurdiyantara itu berhasil meraih hasil apik di dua laga yakni menang 2-0 kontra Kalteng Putra, Minggu (7/7) dan terbaru sukses membekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-1, Sabtu (13/7).

Meski begitu, Seto menginstruksikan anak asuhnya agar tak jemawa dan overconfidence. Apalagi meremahkan PSIS. Pelatih asal Kalasan itu menilai PSIS memiliki skuad yang merata di setiap lini. Terlebih, tim asal Semarang itu mampu mencuri poin saat menjalani laga away musim ini.

Pada Pertandingan nanti PSS Sleman dipastikan tidak akan diperkuat tiga pilarnya lantaran sedang dibekap cedera. Yakni Alfonso De La Cruz, Dave Mustaine, dan Rudi Widodo. Namun, Seto mengaku memiliki banyak opsi terkait siapa yang akan diturunkan.

Selain itu, Seto mengatakan ada beberapa pemain yang kurang fit. Di antaranya Purwaka Yudi, Haris Tuharea, KH Yudo, Gufran R, dan Brian Ferreira. Meski terancam tampil pincang, Seto berharap skuadnya tetap fokus menatap laga. Recovery timnya sangat pendek. “Kita lihat saja siapa yang akan bermain,” kata Seto.

Pelatih 45 tahun itu berharap anak asuhnya tampil dengan enjoy. Artinya para pemain mengerti apa yang diinginkan pelatih dan menerapkannya di lapangan. “Semoga anak-anak bermain enak dan senang,” harapnya.

Datang Sleman, PSIS juga tidak bisa diperkuat beberapa pemainnya lantaran sedang mengalami cedera. Meski begitu, pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra mengatakan skuadnya sangat siap. “Ya, memang ada beberapa pemain yang kurang fit dan cedera,” ujar pelatih asli Padang itu.

Jafri menegaskan, PSIS akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat mencuri poin di kandang PSS. “Semoga kami bisa bermain lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” tandasnya. (cr18/cr12/din/by)

Main Bola