RADAR JOGJA – Sejumlah jalan alternatif di Kabupaten Magelang termasuk daerah yang rawan terhadap bencana alam, terutama tanah longsor. Untuk itu, Polres Magelang mengimbau kepada para pemudik untuk lebih berhati-hati jika melintas di kawasan tersebut.

Kapolres Magelang AKBP Muchammad Sajarod Zakun menyebut, jalur rawan tanah longsor di Kabupaten Magelang antara lain di wilayah Pakis, Tegalrejo, dan Sawangan. Dia menambahkan, kepolisian sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang untuk menyiapkan rambu-rambu sebagai petunjuk pemudik agar melewati jalur lain jika terjadi bencana.

Hal ini dilakukan agar pemudik tidak bingung dan bisa melintas di jalur lain. “Kami bukakan jalur yang mengarah mungkin bisa ke Candimulyo dengan menghubungkan ke jalur lainnya. Kami koordinasikan lagi agar pemudik tidak bingung,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, selama arus mudik, untuk truk pasir yang melintas atau berada di jalur-jalur rawan kemacetan, AKBP Sajarod menambahkan, masih menunggu terkait aturan pengoperasian kendaraan tersebut. “Setahu saya biasanya yang boleh beroperasi adalah truk bermuatan logistik dan BBM,” ujarnya.

Dia menyebut, pada musim mudik Lebaran 2022 ini, Polres Magelang mendirikan sebanyak tujuh pos pengamanan yang meliputi lima pos pengamanan (pospam), satu pos pelayanan (posyan) dan satu pos terpadu. Selain itu, dia telah meminta agar polsek di wilayah hukum Polres Magelang untuk mendirikan pos pengamanan sendiri, terutama wilayah yang memiliki destinasi wisata.

Pengamanan di wilayah polsek juga harus melibatkan kecamatan dan desa. “Saya sudah perintahkan kepada para kapolsek yang wilayahnya ada tempat wisata, untuk mendirikan pos pengamanan secara mandiri dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa,” ujarnya.

Untuk titik kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Magelang yang kerap terjadi, yakni di wilayah Kecamatan Secang hingga Kecamatan Salam, tepatnya berbatasan dengan wilayah Sleman, DIJ.

Sedangkan, wilayah yang rawan kemacetan di Kecamatan Tempuran dan Salaman yang menuju Kabupaten Purworejo. “Sepanjang jalur dari Kecamatan Secang hingga Salam, selain rawan kecelakaan juga rawan kemacetan lalu lintas,” sambungnya.

Selain untuk mengatur lalu lintas, kepolisian juga akan memprioritaskan layanan masyarakat. “Selain kemacetan, kepolisian juga bersiaga mengantisipasi 3C (curat, curas, dan curnmor). Kami tingkatkan patroli karena banyak juga warga yang mudik,” tambah Sajarod. (aya/pra)

Magelang