RADAR JOGJA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah mencanangkan program kampus merdeka belajar yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terjun langsung di dunia usaha/kerja sebagai bekal awal menuju karir masa depan.

Kementerian Pertanian pun menangkap kebijakan tersebut sebagai peluang emas menciptakan petani-petani milenial yang modern, andal, dan mandiri.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertekad menyediakan sebanyak mungkin sumber daya manusia yang siap dan mampu berkecimpung di dunia industri pertanian. Salah satunya dengan menggembleng mahasiswa politeknik pembangunan pertanian (polbangtan) di industri-industri pertanian. Melalui program kerja sama dunia usaha dunia industri (DUDI).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menyatakan, teaching factory (tefa) pada pendidikan vokasi berperan penting dalam DUDI dalam upaya peningkatan kapasitas SDM pertanian.

Program DUDI menjadi akses bagi mahasiswa polbangtan untuk praktikum, praktik kerja lapangan 1 dan 2, magang, hingga tugas akhir.
Itu pula yang telah dijalankan Polbangtan Yogyakarta Magelang (YoMa).

Dengan menggandeng sedikitnya sepuluh industri pertanian untuk program DUDI. Di antaranya, PT Wonokoyo Jaya Corporindo, PT Widodo Makmur Perkasa, PT Janu Putera Sejahtera, PT Kejora Pelita Semesta, PT Nu Feed Grobogan, PT Cheil Jedang Semarang, PT Sido Agung Farm, PT Pustaka Insan Madani, PT Merapi Farm, serta PT Mouw Milk.

Direktur Polbangtan YoMa Bambang Sudarmanto mengatakan, program DUDI juga didukung institusi pemerintahan sebagai dunia kerja. Yakni Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, dan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Ungaran.

“Selanjutnya diperlukan penyamaan persepsi (program DUDI, Red) dengan pendidikan vokasi yang dituangkan dalam kurikulum. Sehingga dapat menghasilkan lulusan sarjana terapan yang bisa andil menjadi insan pertanian andal,” jelas usai workshop kerja sama DUDI Polbangtan YoMa Jurusan Peternakan di Hotel Atria Magelang, Rabu (9/6/2021).

Bambang sangat menyambut baik “pernikahan” pendidikan vokasi dengan DUDI demi terwujudnya kampus merdeka belajar yang telah dicanangkan Kemendikbud.

Lewat kerja sama dunia industri, Bambang berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan itu untuk menggali potensi dan keterampilan melalui DUDI dan institusi terkait.(*/yog)

Magelang