RADAR JOGJA – Minat generasi muda terhadap sektor pertanian kian meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya animo calon peserta didik Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) yang mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa baru (PMB) dan tes wawancara daring pada Selasa-Rabu (18-19 Mei 2021). Sebelumnya mereka juga telah menjalani CAT (computer assisted test) yang diselenggarakan UPT pendidikan vokasi di lingkup Kementerian Pertanian itu.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, pertanian adalah sektor yang sangat penting. Terutama dalam menopang kemajuan ekonomi nasional. Untuk itu pertanian harus menjadi subsektor ekonomi yang maju, mandiri, dan modern. Yang didukung kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. “Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM. Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” ujarnya.

DARING: Proses wawancara penerimaan calon mahasiswa baru Polbangtan YoMa.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi MAgr. Menurut Dedi, seluruh politeknik di lingkup Kementan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMU dan SMK untuk melanjutkan pendidikan bidang pertanian. “Kami akan didik dan latih mereka menjadi qualified job creators dan qualified job seekers dalam bidang pertanian,” ungkapnya.

Sementara Direktur Polbangtan YoMa Dr Bambang Sudarmanto SPt MP mengatakan, tes wawancara PMB sebagai salah satu tahapan seleksi untuk menjaring dan menggali minat agripreneurship para calon mahasiswa baru. “Calon-calon mahasiswa baru ini adalah para generasi mendatang yang harus disiapkan menjadi fighter yang kuat dan mampu mewujudkan ketahanan pangan Indonesia,” tegasnya.

Meski dilaksanakan secara daring melalui Zoom, lanjut Bambang, tahap wawancara merupakan bagian penting dalam proses seleksi PMB. Tes wawancara harus berjalan optimal, efektif, dan fair. Bahkan sebelum memulai wawancara, tim pewawancara dan panitia menandatangani pakta integritas bersama. Itu sebagai wujud komitmen pelaksanaan wawancara secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Ketua Panitia PMB Polbangtan YoMa Ir Endra Prasetyanta MP mengatakan, tes wawancara PMB diikuti 705 calon mahasiswa baru. Rinciannya, 503 calon mahasiswa Jurusan Pertanian dan 202 Jurusan Peternakan.(*/yog)

Magelang