RADAR JOGJA – Sekolah di Kabupaten Magelang belum akan dibuka dalam waktu dekat. Berbagai bantuan dari pusat sampai daerah digelontorkan untuk membantu akses internet para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Aziz Amin Mujahidin menjelaskan, pihaknya belum berencana membuka sekolah tatap muka. Hal ini dikarenakan Kabupaten Magelang masih masuk zona oranye. “Untuk kasus kan masih fluktuatif. Kamu mengedepankan keamanan dan keselamatan,” jelasnya saat ditemui Rabu (9/9).

Nantinya pembukaan sekolah tatap muka bergantung pada kondisi kasus. Hanya wilayah dengan zona hijau dan kuning yang boleh membuka sekolah. “Tergantung keamanan wilayah, izin gugus tugas, dan termasuk izin orang tua,” jelasnya.

Namun, jika nanti kondisi sudah aman, pihak sekolah sudah menyiapkan agar protokol kesehatan tersosialisasi. “Kalau itu sudah tersosialisasikan semua. Langkah apa jika nanti sekolah sudah menindaklanjuti arahan dari dinas,” jelasnya.

Pihaknya pun sedang menyiapkan mekanisme penyaluran bantuan dari pemerintah pusat. “Bantuan dari pemerintah ada. Tapi baru upload nomor handphone ke sekolah. Di BOS bisa merelaksasikan bantuan ke siswa atau guru yang membutuhkan,” jelasnya

Untuk dana dari pusat per siswa akan diberi bantuan 35 GB per bulan selama 4 bulan. Sedangkan untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pihaknya baru menghitung kebutuhan. “Tergantung kebutuhan tanpa mengesampingkan kebutuhan lain,” jelasnya.

Dari beberapa provider pun sudah menyalurkan bantuan. “Yang dibagikan kartu perdana langsung kepada orang tua. Sekolah tidak boleh mengarahkan,” jelasnya. (asa/bah)

Magelang