RADAR JOGJA – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, kembali bertambah. Kali ini ada enam tambahan pasien positif, tiga diantaranya dari Kecamatan Mertoyudan, dan masing-masing satu orang dari Kecamatan Borobudur, Kajoran dan Tegalrejo.

“Untuk pasien positif yang meninggal itu adalah merupakan alih status dari pasien dalam pengawasan (PDP),” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi saat dihubungi Minggu (30/8).

Lalu ada juga satu pasien positif yang meninggal, juga dari Kecamatan Mertoyudan. Meski demikian, hari ini juga ada dua pasien positif yang sembuh. Keduanya merupakan warga Borobudur. Sedangkan pasien positif yang meninggal merupakan seorang laki-laki usia 54 tahun.

Sebelumnya, almarhum dirawat di RSUD Tidar sejak 25 agustus dan meninggal 28 agustus. Tidak ada riwayat kontak dan perjalanan. ”Hasil swab yang keluar tanggal 29 agustus, menyatakan almarhum positif covid-19,” paparnya.

Untuk tambahan pasien positif, terdiri dari laki-laki usia 59 tahun, warga Mertoyudan, pekerjaan petani. Kemudian, laki-laki usia 58 tahun juga warga Mertoyudan. Ia adalah pelaku perjalanan. Keduanya dinyatakan positif berdasarkan hasil swab tanggal 29 Agustus 2020.

“Untuk tiga yang lain, adalah laki-laki usia 62 tahun warga Borobudur. Riwayat perjalanan dari Jakarta 20 Agustus 2020. Kemudian seorang perempuan usia 33 tahun warga Kajoran

Terakhir adalah warga Tegalrejo, seorang laki-laki usia 16 tahun. Keduanya terpapar karena kontak erat dengan pasien terkonfirmasi sebelumnya.

“Dengan tambahan baru, meninggal dan sembuh ini, jumlah akumulasi pasien positif mencapai 258 orang. Terdiri dari 12 dirawat, 41 menjalani isolasi mandiri, 196 sembuh dan sembilan meninggal,” jelasnya.

Sementara untuk PDP, hari ini ada dua yang meninggal. Keduanya berjenis kelamin perempuan dan berasal dari Kecamatan Muntilan. Meliputi, usia 65 tahun dan usia 51 tahun.

“Hasil swab keduanya belum keluar, namun keburu meninggal. Selain ada yang meninggal, PDP hari ini juga ada satu alih status ke konfirmasi dan satu lagi juga alih status meninggal konfirmasi,” jelasnya.

Dengan adanya PDP meninggal, alih status itu, jumlah akumulasinya menjadi 451 orang. Rinciannya, 11 dirawat, 384 sembuh dan 56 meninggal. “Untuk orang dalam pemantauan (ODP), saat ini masih ada 10 orang yang dipantau,” ungkapnya. (asa/bah)

Magelang