RADAR JOGJA – Polres Magelang mengamankan empat pelajar SMK Yudya Karya yang terlibat tawuran dengan SMK N 1 Windusari. Mereka sengaja membuat rusuh saat acara ulang tahun SMK N 1 Windusari. Saat ini pelaku diberlakukan wajib lapor karena masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Hadi Handoko saat ditemui awak media kemarin (26/8) menjelaskan, pada Senin (10/8) malam, TAF, DK, DS, dan RG menuju ke jalan raya di Genito, Windusari. Mereka bertemu dengan rombongan SMK N 1 Windusari sekitar 50 orang. Mesin milik Baharudin, salah satu alumni SMK N 1 Windusari, macet dan menjadi sasaran bacok oleh TAF.

“Kemudian, Miko mengendarai sepeda motornya sambil menendang motor korban sehingga korban terjatuh ke selokan. Setelah motor korban jatuh, TAF merusak motor dengan cara menusuk menggunakan sebilah parang pada bagian jok. Lalu DS mengayunkan clurit ke arah lampu depan. Begitu juga Yusuf Kunta mengayunkan sebilah clurit ke arah dek kanan,” jelasnya.

Sementara itu, korban berlari dan dikejar oleh Miko menggunakan sepeda motor. Miko menendang korban sampai jatuh ke parit. “Kemudian korban berdiri dan berlari di parit dan dikejar oleh RG dan DK, RG membacok korban pada bagian leher dan DK pada bagian siku kanan,” jelasnya.

Sebelumnya, DS, BGS, dan TTN berangkat sengaja membawa clurit dari rumah yang disembunyikan di dalam kaos di bagian dada. Sebelum bertemu dengan rombongan SMK N 1 Windusari, ia sempat menuju ke Kranggan, Temanggung dan terlibat tawuran di sana. Tersangka lain telah diamankan oleh Polres Temanggung.
“Sesampainya di daerah Kranggan, Temanggung, mereka bertemu dengan rombongan STM Dokter Soetomo Kranggan, Temanggung sekitar 15 orang. Lalu terjadi keributan dan saling serang,” jelasnya. (asa/pra)

Magelang