RADAR JOGJA – Musim kemarau tahun ini tidak separah tahun sebelumnya. Setidaknya, hingga Rabu (12/8) belum ada satu pun desa yang mengajukan drop air bersih.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang, Gunawan menjelaskan, Agustus merupakan puncak musim kemarau. Namun, kemarau kali ini tergolong kemarau basah dengan curah hujan yang tinggi.”Magelang memang puncak kekeringan Agustus September. Berakhir di Oktober pertengahan atau akhir,” jelasnya.

Dikatakan, BMKG telah memprediksi kemarau tahun ini tidak separah pada 2019. Dimana, meski masuk musim kemarau namun masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Magelang