RADAR JOGJA – Sebanyak sepuluh destinasi wisata di wilayah Kabupaten Magelang sudah mengajukan izin untuk beroperasi kembali. Pengajuan dilakukan setelah destinasi wisata ditutup sejak pandemi virus korona (Covid-19) beberapa bulan lalu.

“Intinya, izin itu bisa diberikan setelah dilakukan simulasi penerapan protokol kesehatannya,” jelas Bupati Magelang Zaenal Arifin saat dihubungi Minggu (12/7).

Saat ini Pemkab Magelang sedang mengkaji faktor risiko masing-masing daerah untuk menentukan destinasi mana saja yang bisa dibuka. “Dinas Kesehatan (Kabupaten Magelang) yang akan menentukan daerah tersebut masuk zona apa. Kalau dinas kesehatan bilang belum boleh, ya kita tidak bisa memberikan izin,” paparnya.

Salah satu destinasi yang akan diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi yakni desa wisata. Desa wisata dinilai mampu melakukan pemerataan ekonomi.

Kearifan lokal menjadi daya tarik utama agar wisatawan mau berkunjung. “Saya yakin para teman-teman pengelola desa wisata sudah rindu untuk menata ekonomi kembali di masa yang akan datang,” ujarya.

Selan itu, Zaenal berencana mempermudah berbagai izin untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Kita memiliki banyak produk UMKM yang menarik tetapi belum memiliki merek. Izin-izin UMKM khususnya diberikan kemudahan kalau perlu nanti disubsidi pemerintah demi kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang,” tuturnya. (asa/amd)

Magelang