RADAR JOGJA – Nahas dialami Bagas Himawan. Pemuda 23 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir setelah dikeroyok oleh dua belas orang. Dia menderita luka berat. Dia sempat dirawat di rumah sakit sakit. Namun, nyawanhya tak terselamatkan.

Pengeroyokan terjadi setelah Bagas dituduh mencuri bawang putih milik saudara salah seorang tersangka. Para tersangka langsung mengeroyok korban.

Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho menjelaskan, sembilan dari dua belas tersangka telah ditangkap. Sedangkan toga tersangka lainnya masih buron. “Sudah dilakukan pencarian tapi belum membuahkan hasil,” jelasnya saat ditemui di Mapolres Kota Magelang Senin (6/7).

Para pelaku pengeroyokan mendatangi rumah Bagas pada Kamis (4/6). Mereka menuduh Bagas mencuri bawang putih. Tuduhan tersebut didasarkan rekaman close circuit television (CCTV). Bagas mengelak dari tuduhan tersebut. Dia mengaku tidak melakukan tindakan tersebut.

Para pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman keras lantas menganiaya korban. Mereka memukul, menendang, dan membenturkan kepala korban ke tembok.

Bagas pun tidak sadarkan diri. Mereka membawa Bagas ke RSUD Tidar. “Setelah mengantar korban, para pelaku pergi tanpa memberitahukan kepada rumah sakit peristiwa apa yang menimpa korban,” jelas Kapolres. Bagas sempat dirawat selama lima hari di rumah sakir. Akhirnya, dia mengembuskan napas terakhir pada 9 Juni. (asa/amd)

Magelang