RADAR JOGJA – Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang terus bertambah. Setidaknya ada penambahan 3 PDP yang tercatat sejak 24 Juni sampai 1 Juli.

Meski demikian, tidak sedikit PDP yang kondisinya membaik. Bahkan, ada sebagian PDP yang diizinkan pulang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi memaparkan, pada 24 Juni terdapat tambahan 4 orang yang dinyatakan PDB. Mereka berasal dari Kecamatan Salam, Kecamatan Ngluwar, dan Kecamatan Kajoran.

Jumlah PDD kembali bertambah 5 orang sehari setelahnya. Mereka tinggal di Kecamatan Pakis, Kecamatan Ngluwar, Kecamatan Borobudur, Kecamatan Salam, dan Kecamatan Dukun.

Penambahan terus terjadi. Kembali ditemukan ada 3 pasien berstatus PDP dari Kecamatan Borobudur, Kecamatan Muntilan, dan Kecamatan Srumbung.

Pada 28 Juni sempat tidak ada penambahan PDP. Namun, pada 28 Juni kembali ada tambahan 3 PDP dari Kecamatan Secang dan Kecamatan Borobudur.

Jumlah PDP kembali bertambah 5 orang pada 29 Juni. Mereka merupaakn warga Kecamatan Salaman, Kecamatan Muntilan, Kecamatan Windusari, Kecamatan Dukun, dan Kecamatan Secang.

Penambahan PDI juga terjadi pada 1 Juli. Ada tanbahan 2 pasien. Mereka  dari Kecamatan Srumbung dan Kecamatan Borobudur.

Di sisi lain, PDP yang diizinkan pulang karena kondisi kesehatannya membaik juga terus bertambah. “Jumlah PDP yang masih dirawat tinggal sebelas orang. Sebanyak 231 orang lainnya pulang karena kondisi membaik. Sedangkan 34 orang meninggal,” jelasnya.

Nanda menyebutkan, pasien sembuh juga terus bertambah. Data terakhir menunjukkan terdapat 136 orang yang dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat tersisa 4 orang.

“Ini cukup melegakan kita. Semoga empat pasien ini juga akan menyusul sembuh. Dengan begitu, pandemi segera berakhir,” tandasnya. (asa/amd)

Magelang