RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten Magelang mengadakan rapid test serentak untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19) Senin (8/6). Aparatur sipil negera (ASN) dan wartawan yang biasa bertugas di lingkungan pemkab mengikuti tes tersebut.

Ada 84 ASN yang dipilih menjadi sampel. Setelah menjalani tes, diketahui semuanya menunjukkan hasil nonreaktif.

Tes juga dilakukan di 57 desa yang ada di Kabupaten Magelang. Sasaran 2.900 orang sebagai sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti menjelaskan, rapid test tak hanya dilakukan di pemkab. Tes serupa juga diselenggarakan di banyak desa di berbagai kecamatan.

Di antaranya, Kecamatan Borobudur, Kecamatan Mertoyudan, Kecamatan Dukun, Kecamatan Ngablak, Kecamatan Secang, Kecamatan Candimulyo, Kecamatan Kajoran, Kecamatan Bandongan, Kecamatan Sawangan, dan Kecamatan Mungkid.

Selain itu, tes dilaksanakan di Kecamatan Tempuran, Kecamatan Tegalrejo, Kecamatan Windusari, Kecamatan Srumbung, Kecamatan Salaman, Kecamatan Kaliangkrik, Kecamatan Salam, Kecamatan Ngluwar, Kecamatan Muntilan, dan Kecamatan Grabag.

Hanya ada satu kecamatan yang tidak dilaksanakan rapid test. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Pakis.

Retno menyatakan, imunoglobin memang baru terdeteksi setelah seminggu terjangkit. Namun, pihaknya tetap mengadakan rapid test satu kali untuk tiap sampel. Jika ditemukan reaktif maka akan mengambil sampel swab tenggorokan untuk selanjutnya dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR).

Rapid test diserahkan ke gugus tugas di tiap kecamatan. Rapid test sekali, kalau reaktif langsung diambil swab. Jika ditemukan reaktif, maka orang tersebut diminta untuk melakukan isolasi mandiri,” tegasnya.

Gugus tugas di tiap kecamatan akan mengatur teknis rapid test masal yang dilakukan. Pelaksanaanya tentu mempertimbangkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan.

Sedangkan rapid test untuk petugas kesehatan telah dilakukan lebih dulu. “Tenaga puskesmas ada reaktif empat orang. Sudah tes swab hasilnya konfirmasi positif, sudah dirawat dan sembuh. Yang lain negatif,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang