RADAR JOGJA – Pemkab Magelang bertekad mengikuti aturan dari pemerintah pusat untuk melakukan relaksasi dalam rangka pelaksanan pola hidup normal baru. Sebab, secara nasional angka reproduksi Covid-19 masih berkisar di angka 2,5.

“Tetap mengikuti aturan pusat. Masuk sekolah kapan. Termasuk tempat pariwisata,” jelas Kepala Bappeda Kabupaten Magelang Sugiyono saat dihubungi Minggu  (7/6).

Dia menyatakan, nantinya ada tantangan tersendiri dalam menerapkan protokol kesehatan di tiap sektor. Selain itu, perlu diperhitungkan teknis pengawasan agar masyarakat tetap patuh.

Kesiapan tersebut dimaksudkan agar risiko munculnya kasus baru dapat ditekan saat new normal diterapkan. “Tiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah) harus menyusun sesuai dengan arahan menteri di atasnya. Ada prioritas-prioritas. Di masing-masing sektor tetap menjalankan protokol Covid-19,” katanya.

Saat ini pemkab sedang mematangkan konsep normal baru. “Dalam rapat telah disiapkan kerangka dan rancangan yang telah dibahas bersama dengan semua SKPD. Sedang disinergikan yang nanti akan menjadi peraturan bupati,” ungkapnya.

Sugiyono berharap masyarakat dapat mematuhi berbagai aturan yang ada. “Ini tindak lanjut dari keputusan Mendagri. Harapannya, masyarakat bisa melakukan aktivitas dengan protokol kesehatan dengan kebiasaan baru hidup dalam pandemi,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang