RADAR JOGJA – Pemerintah Kota Magelang mulai memperbolehkan masyarakat melaksanakan kegiatan keagamaan di tempat ibadah masing-masing mulai Jumat (5/6). Namun, Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono mewanti-wanti agar warga mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan melakukan disinfeksi secara berkala dan tetap menjaga jarak aman.”Semua wajib menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi persebaran Covid-19,” jelasnya.

Dia juga meminta setiap tempat ibadah menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi protokol kesehatan di area sekitarnya. Selain melakukan disinfeksi secara berkala, pengelola juga diminta menyediakan fasilitas berupa cuci tangan. Selain itu, jaga jarak aman dan pembatasan kapasitas juga diperlukan.

Kemudian menyediakan alat pengecekan suhu tubuh, pembatasan jarak dengan memakai tanda khusus di lantai atau kursi minimal 1 meter, pengaturan jumlah jamaah. Imbauan lain adalah mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi ketentuan kesempurnaan ibadah. ”Serta memasang imbauan protokol kesehatan,” pesannya.

Selain itu, pengurus juga wajib membuat surat pernyataan kesiapan menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan. Di samping syarat bagi pengelola, masyarakat atau jamaah juga harus memenuhi persyaratan tertentu. Di antaranya jamaah harus sehat, meyakini rumah ibadah telah memiliki surat keterangan aman Covid-19, menggunakan masker, dan menjaga kebersihan tangan. (asa/din)

Magelang