RADAR JOGJA – Masjid yang berada di wilayah Kota Magelang dipastikan menaati anjuran pemerintah terkait upaya mencegah penyebaran virus korona (Covid-19). Masjid tidak menyelenggarakan salat berjamaah.

“Beberapa masjid yang kami datangi sudah taat untuk tidak mengadakan salat jamaah. Termasuk salat Jumat. Kesadaran ini luar biasa,” jelas Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina saat dihubungi Kamis (7/5).

Menurutnya, Pemkot Magelang telah memantau beberapa masjid. Di antaranya, Masjid Agung Magelang, Al Badar Kluyon, Baithu Solihin Kramat Selatan, Al Hidayah Potrobangsan, Baitun Nur Wates, At Taqwa Kedungsari, Khusnul Huda, At Taqwa Tidar Sari, Baiturrohman, Fatkhul Jannah, dan Baiturrohim Gebalan.

Selain memantau pembatasan sosial di masjid-masjid, pemkot juga memberikan bantuan sosial kepada pengurus masjid. “Ini perhatian kami terhadap takmir, guru ngaji, dan marbot di seluruh Kota Magelang. Dengan adanya pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19, mereka hampir tidak ada kegiatan,” jelasnya.

Setidaknya ada 130 paket bantuan yang dibagikan. Paket ini diberikan di masjid seluruh Kota Magelang. ”Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka,” jelas Wawali.

Selain itu, Windarti mengingatkan masyarakat untuk menunda mudik. “Saya juga sampaikan bagi saudara yang merantau untuk tidak mudik dulu. Taati peraturan ini sampai upaya pencegahan ini selesai,” jelasnya.

Imbauan untuk tidak mudik ini disampaikan demi mencegah penyebaran virus korona. “Kita tidak bisa menjamin. Orang yang datang bisa terjangkit virus selama di perjalanan. Ini salah satu upaya kita mencegah,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang