RADAR JOGJA – Kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan virus korona (Covid-19) bagi petugas pemakaman dan paramedis puskesmas di Kabupaten Magelang masih mencukupi. Bahkan, masih ada persediaan APD yang belum didistribusikan karena belum ada permintaan.

Jumlahnya  APD yang masih disimpan sekitar 800 APD. Saat ini tersimpan di gudang logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.

“Sejauh ini persediaan APD aman, baik untuk petugas pemakaman dan paramedis. Bahkan, kami juga bantu APD untuk rumah sakit di Kota Magelang, seperti RSUD Tidar, RST Soejono, dan RSJ Soerojo, karena banyak juga warga Kabupaten Magelang dirawat di sana. Untuk saat ini, persediaan masih ada sekitar delapan ratusan APD yang belum terdistribusi, karena menunggu permintaan,” jelas Koordinator Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Edy Susanto Senin (4/5).

Sebagian APD tersebut berasal dari bantuan masyarakat maupun lembaga. Termasuk corporate social responsibility (CSR/tanggung jawab sosial perusahaan) dari PT Ciomas Adi Satwa Magelang, Dinas Peterikan Kabupaten Magelang, PT Sidoagung Farm, Bagian Umum Setkab Magelang, PT Samator, PT Petrogas Prima Servis, PT New Armada dan PSMTI, Alumni SMA Negeri 1 Magelang, CV Barokah Merapi, serta Karoseri Tri Sakti Magelang. “Mereka ada yang membantu APD, seperti baju hazmat, kacamata kesehatan, helm safety, APD waterproof, shoes cover, desinfektan, dan lainnya. Bahkan, ada juga yang membantu telur dan logistik pangan lainnya,” katanya.

Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga kemarin (4/5) tercatat ada 79 orang dalam pemantauan (OPD). Sebelumnya ada 77 ODP di mana terdapat 6 ODP di antaranya yang dinyatakan lolos pantau. Selain itu, ada tambahan 8 ODP baru.

Sedang itu, ada 21 pasien dalam pengawasan (PDP). “PDP 21 orang ini, sebenarnya ada satu pulang dan satu baru. Untuk yang pulang karena kondisi membaik dari Kecamatan Candimulyo. Sedang PDP baru dari Kecamatan Mertoyudan,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi.

Khusus PDP yang kondisinya membaik dan dinyatakan sembuh terus bertambah. Kini ada 98 orang atau ada tambahan satu orang sembuh dari Kecamatan Candimulyo. “Untuk PDP meninggal, masih tetap 20 orang dengan 18 orang PDP dan dua terkonfirmasi positif. Untuk terkonfirmasi positif yang dirawat, masih tetap 19 orang. Mereka  dirawat di beberapa rumah sakit yaitu di RSUD Tidar, RST, RSJ Soerojo, dan RSUD Muntilan. Sedang yang sembuh ada tiga orang,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang