RADAR JOGJA – Kegiatan pembelajaran peserta didik di rumah untk wilayah Kota Magelang kembali diperpanjang lantaran pandemi virus korona (Covid-19) masih berlangsung. Dinas Pendidikan Kota Magelang menyatakan perpanjangan dilakukan sampai 16 Mei mendatang.

Masa pembelajaran di rumah sebelumnya sudah diperpanjang hingga 30 April lalu. Perpanjangan kembali tersebut diambil atas pertimbangan pandemi virus korona belum mereda.

Keputusan ini tertuang pada Surat Edaran (SE) nomor 420.1/609/230 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Penularan dan Penyebaran Covid-19, tanggal 27 April 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang Agus Sujito menjelaskan, perpanjangan ini adalah untuk kali keempat. Pembelajaran di rumah sebelumnya ditetapkan 16-29 Maret, diperpanjang 30 Maret sampai 11 April, dan diperpanjang lagi 12 hingga 30 April.

“Dengan mempertimbangkan kondisi darurat pandemi Covid-19 hingga saat ini belum mereda, maka guna pencegahan serta upaya memutus rantai penularan dan penyebarannya kebijakan KBM (kegiatan belajar mengajar) secara mandiri di rumah, kembali diperpanjang sampai 16 Mei 2020. Apabila ada perubahan situasi dan kondisi, akan diberitahukan lebih lanjut,” jelasnya saat dihubungi Minggu (3/5)

Kegiatan belajar mengajar secara online (dalam jarigan/daring) selama Ramadhan 1441 Hijriah, Agus mengimbau agar difokuskan pada upaya peningkatan keimanan dan penguatan pendidikan karakter. Selain itu, peserta didik didorong untuk taat terhadap kebijakan pemerintah terkait pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.

Sesuai Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 5 Tahun 2020, Agus menegaskan, pihaknya juga mengakui waktu kelulusan sesuai satuan pendidikan. Dia merincik, untuk SD dan paket A ditentukan 15 Juni, SMP dan paket B pada 5 Juni, dan paket C pada 2 Mei.

Menurut Agus, tanggal kelulusan tersebut sekaligus merupakan tanggal penyampaian pengumuman kelulusan secara daring. Peserta didik memperoleh surat keterangan kelulusan yang ditandatangani kepala sekolah atau pejabat berwenang.

Dengan telah ditetapkannya tanggal kelulusan tersebut, tegas Agus, buku rapor kelas juga dijadwalkan. Yakni, untuk SD dan paket A pada 15 Juni dengan tanggal mutasi 16 Juni. Sedangkan SMP dan paket B pada 5 Juni dengan tanggal mutasi 6 Juni. Selain itu, paket C pada 2 Mei 2020 dengan tanggal mutasi 4 Mei 2020.

Agus meminta satuan pendidikan untuk menghindari kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa. Misalnya, wisuda siswa, wasana warsa, dan lainnya.

“Kami juga melarang guru atau administrasi dan keluarganya untuk melakukan semua perjalanan ke luar kota dan mudik pada hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah ini,” tandas Agus. (asa/amd)

Magelang