RADAR JOGJA – Sidoagung Farm ingin berperan dalam menjaga imunitas masyarakat selama pandemi virus Corona (Covid-19). Perusahaan tersebut menyumbangkan lima puluh ribu butir telur kepada masyarakat melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang.

Direktur Operasional PT Sidoagung Farm Asrof Nawawi menjelaskan, ribuan telur tersebut diharapkan dapat meningkatkan imunitas masyarakat. Terutama imunitas untuk kelompok rentan.

Sebab, menjaga imun sangat penting agar terhindar dari virus ini. “Kali ini kami dari PT Sidoagung Farm ingin berpartisipasi pada pemerintah. Kami ingin membantu masyarakat imunitasnya jauh lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu unsur penting dalam menjaga imunitas yakni protein. “Untuk meningkatkan imunitas membutuhkan asupan protein. Protein didapat dari telur,” jelasnya.

Asrof menambahkan, mengkonsumsi telur secara rutin dapat meningkatkan imunitas. Setidaknya, perlu sekitar dua minggu bagi seseorang untuk dapat meningkatkan imunitasnya. “Kalau masyarakat Kabupaten Magelang bisa mengkonsumsi satu butir telur per hari, insyaallah dalam dua minggu kekebalan akan timbul sehingga wabah ini bisa diatasi,” jelasnya.

Dia menyatakan, beberapa kelompok masyarakat masih kesulitan mengakses telur karena keterbatasan ekonomi. “Terutama kelompok rentan seperti manula, balita, dan garda terdepan. Apakah itu ODP, PDP, atau yang punya risiko tinggi terhadap penyebaran virus ini,” jelasnya.

Sebelumnya, manajemen Sidoagung Farm telah menyumbangkan telur ke beberapa instansi. Di antaranya, RSUD Tidar, dan RST dr Soedjono, Polri, TNI, BPBD, pondok pesantren, dan masjid. Setiap instansi diberikan tiga ribu butir telur.

“Kami masih sediakan lagi. Mungkin bisa lima puluh ribu lagi. Minimal (jumlah terlur yang disumbangkan) seratus ribu butir. Rencana untuk masyarakat sekitar pabrik, mendapatkan semua sehingga kekebalan meningkat,” jelasnya.
Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang Iwan Agus Susilo mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, penanganan wabah vieus korona perlu dilakukan secara gotong royong. Beberapa perusahaan juga telah membantu sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat secara gotong royong bisa diatasi. Perusahaan banyak membantu lewat BPBD sesuai dengan bidangnya. Nanti komunikasikan dengan pimpinan mengenai penyalurannya,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang