RADAR JOGJA – Kompetisi Robot Terbang Tingkat SMP dan Sederajat di Kota Magelang bukan sekadar kompetisi yang hanya rutin dilaksanakan setiap tahun. Kompetisi ini ditujukan untuk menumbuhkembangkan budaya ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan permainan yang menyenangkan. Khususnya, di kalangan pelajar.

”Kami ingin mengenalkan lebih dini sains dan teknologi dalam bidang kedirgantaraan dan antariksa. Lalu memacu kreativitas dan minat bakat siswa tentang dunia roket melalui perakitan dan penerbangan microdrone,” jelas Kabid Harmonisasi dan Inovasi Balitbang Catur Adi Subagyo usai sosialisasi Kompetisi Robot Terbang tingkat SMP di Aula Eks Bakorwil Karesidenan Kedu Magelang Selasa (18/2). Sosialiasi diikuti 108 peserta yang terdiri siswa dan guru pendamping.

Sosialisasi tersebut merupakan tahapan awal menjelang kompetisi yang dijadwalkan 17 Maret mendatang. ”Dalam sosialisasi ini peserta diberikan motivasi, penjelasan teknis tentang administrasi lomba, pembuatan roket, dan penjurian lomba,” jelasnya.

Kompetisi robot terbang ini diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang. Mereka bekerja sama dengan sejumlah lembaga. Di antaranya, Micro Drone Racing Indonesia (MDRI) Jogjakarta, IST Akprind Jogjakarta, dan Taman Pintar Dinas Pariwisata Kota Jogjakarta.

Setelah sosialisasi ini, tahapan selanjutnya adalah workshop yang dijadwalkan 25 Februari di Golf and Country Club Magelang. Sedangkan kompetisi dijadwalkan pada 17 Maret di GOR Samapta Magelang.

Kepala Balitbang Kota Magelang Arif Barata Sakti menambahkan, kompetisi robot  terbang merupakan ajang membangkitkan space-mindedness pada teknologi kedirgantaraan. “Kompetisi ini merupakan ajang kreativitas di bidang kedirgantaraan. Di mana, microdrone digunakan sebagai salah satu medianya,” ujarnya.

Arif berharap di masa depan akan terbentuk sebuah ekosistem inovasi. Selain itu, muncul inovator-inovator muda di Kota Magelang. (asa/amd)

Magelang