RADAR JOGJA – Pemkab Magelang memiliki program spesial pada 2020. Pemkab menekankan infrastruktur.
“Infrastruktur tetap menjadi prioritas,” jelas Kepala Badan Pembangunan, Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Magelang Sugiyono ditemui di kantornya (27/12).
Pihaknya masih berusaha berpatokan pada sepuluh poin dalam Dasacita. Pertama, kehidupan beragama dan akhlak mulia dengan tujuan meningkatkan kualitas kehidupan beragama untuk mewujudkan akhlak mulia. Kedua, pendidikan untuk meningkatkan pemerataan pendidikan yang seluas-luasnya dan peningkatan mutu pendidikan.
Ketiga, kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat yang semakin baik dan terjangkau. Keempat, penanggulangan kemiskinan, yaitu penurunan angka kemiskinan secara signifikan melalui penanggulang kemiskinan secara terintegrasi. Kelima, pengembangan sektor unggulan secara terpadu melalui pemanfaatan sektor pertanian, pariwisata dan UKM untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Keenam, peningkatan sarana dan prasarana publik, yakni peningkatan kualitas dan kuantitas sarana-prasarana publik. Ketujuh, lingkungan hidup, yaitu peningkatan kualitas lingkungan hidup dengan konservasi untuk kesejahteraan masyarakat. Kedelapan, birokrasi dan tata kelola pemerintahan, yaitu pemberian layanan publik yang semakin transparan, partisipatif, inovatif, dan akuntabel.
Kesembilan, ketenteraman, ketertiban, dan penanggulangan bencana, yaitu peningkatan ketenteraman, ketertiban, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kesepuluh, kepemudaan dan olahraga, yaitu peningkatan kesempatan yang seluas-luasnya kepada generasi muda untuk berprestasi.
Khusus dalam bidang pembangunan, Sugiyono menegaskan, setidaknya ada empat fokus utama. Di antaranya, transportasi, sumber daya manusia, perekonomian, dan kehidupan beragama.
Untuk bidang transportasi, pihaknya berusaha mendorong masyarakat berperan serta, terutama mengatasi jalan yang rusak. Sebab, selain menjadi urat nadi perekonomian, jalan juga menjadi jalur evakuasi saat terjadi bencana.
Sedangkan sumber daya manusia meliputi pendidikan dan kesehatan. “Untuk sekolah, terutama yang mengalami kerusakan, akan kami lakukan perbaikan. Sedangkan untuk kesehatan, nanti akan diberikan bantuan ambulans desa. Tapi, hanya tertentu, tidak semua,” jelasnya.
Untuk perekonomian, pada 2020 akan dilakukan pembangunan Pasar Ngablak dan Kaponan. Sedangkan di bidang kehidupan beragama rencananya dibangun Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). “Ini nanti sekaligus menjadi islamic center,” jelasnya. (asa/amd)

Magelang