RADAR JOGJA – Polres Magelang Kota mencatat terdapat peningkatan kasus narkoba yang terjadi sepanjang 2019. Setidaknya, ada 38 kasus yang berhasil diungkap. Sedangkan jumlah penungkapan tahun lalu sebanyak 33 kasus.

“Ini menjadi menjadi perhatian khusus kami, di samping Magelang menjadi sasaran, tapi juga menjadi daerah perlintasan dan transit,” jelas Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi dalam rilis di Mapolres Magelang Kota Senin (30/12).

Idham berharap peran serta masyarakat untuk ikut memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, mata rantai penyebaran narkoba dapat terputus.

Jenis narkoba yang paling banyak beredar jenis narkotika yakni sabu yang mencapai 265,718 gram. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya seberat 169,09 gram.

Sedangkan untuk jenis psikotropika, terbanyak adalah alprazolam. Jumlahnya 172 butir. JUmlah itu menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 218 butir.

Selain itu, jumlah tersangka juga meningkat. Tercatat ada sebanyak 41 tersangka yang terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Satu seorang di antaranya merupakan perempuan. Tahun sebelumnya tercatat 36 tersangka di mana seluruhnya adalah laki-laki.

Tingkat kecelakaan lalu lintas juga mengalami tren peningkatan. Tahun lalu tercatat 167 kejadian dan meningkat menjadi 234 kejadian pada tahun ini. Dalam berbagai kejadian tersebut, 267 orang mengalami luka ringan dan 24 orang meninggal dunia.

Idham bersyukur ada penurunan bentuk kriminalitas lain. Untuk kategori gangguan kamtibmas mencapai angka 120 kasus pada 2019. Pada 2019 menurun menjadi 108 kasus. (asa/amd)

Magelang