MUNGKID –Dipimpin Kapolres Magelang , Operasi penambangan pasir dilakukan kembali oleh seluruh jajaran Polres Magelang beserta Satpol PP,dan Dinas Perhubungan.Kali ini menurut informasi yang didapat,masih ada penambangan yang menggunakan alat berat tanpa izin yang lengkap sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari masyarakat ,pada hari Rabu (22/2)sekitar area penambangan pasir,masih ada aktivitas penambangan yang menggunakan alat berat jenis back hoe tanpa disertai izin yang lengkap.Dari informasi ini lah,Pukul Kapolres Magelang,AKBP Hindarsono, langsung melakukan tinjauan ke TKP bersama jajarannya
Hindarsono mengatakan,bahwa dari laporan yang diterima masih ada aktifitas penambangan menggunakan alat berat secara sembunyi-sembunyi,dan itu harus secepatnya di hentikan.
“Jadi dari laporan masyarakat,kadang masih terlihat aktifitas penambangan dengan menggunakan alat berat,dan itu kucing-kucingan dengan petugas.Nanti kalau sedang ada operasi ,aktivitasnya berhenti,tetapi kalau tidak ada operasi ya jalan lagi dan sembunyi-sembunyi”katanya.
Dalam tinjauan kali ini Polres beserta jajaran langsung menuju ke Sungai Senowodi,Dusun Kajangkoso,Desa Mangunsoka,Kecamatan Dukun.Di area tambang tersebut didapati 5 unit alat berat yang nonaktif,dan tampak pula beberapa penambang manual yang sedang beroperasi.
Penyusuran terus dilanjutkan hingga menuju di sebuah titik yaitu DAM PUD Muntuk,Desa Kerinjing,Kecamatan Dukun ini.Mengejutkan sekali ,di titik ini para penambang mulai mengeksploitasi tebing-tebing di pinggir sungai.
Hindarsono mengatakan bahwa pengerukan tebing-tebing seperti ini sudah sangat membahayakan sekali,dan tidak bisa di tolerir lagi.
” ini kan sudah sangat merusak sekali,sampai tebing-tebing saja di keruk seperti ini,coba kalau tebing ini nantinya longsor,apakah tidak membahayakan para penambang manual yang dibawahnya,ini harus segera dilakukan tindakan tegas”ujarnya sambil memangil Kapolsek Dukun untuk memberikan perintah penindakan.
Melihat hal tersebut, Kapolres langsung memerintahkan Kapolsek Dukun untuk menindak tegas para penambang yang merusak.Tidak peduli penambang itu secara manual,apalagi menggunakan alat berat,apabila ada indikasi merusak harus langsung dilakukan penindakan.
” Yang jelas kami ini dari pihak kepolisian akan selalu menindak tegas para pelaku penambangan yang tidak sesuai peraturan.Tetapi kami juga meminta sekali lagi,bahwa dalam hal ini Pemda harus segera memberikan kepastian mengenai izin pertambangan tersebut.Sudah dua kali kami ini memfasilitasi untuk membahas masalah tersebut,seharusnya kedepan kami yang diundang untuk mengkoordinasikan masalah ini.Karena tugas kepolisian tidak hanya mengurusi masalah tambang pasir saja,masih ada masalah lain yang sama pentingnya yang harus kami kerjakan” Tutur Hindarsono,Kapolres Magelang,meminta Pemda untuk segera bereskan masalah perizinan penambangan. (Cr2/mg1)

Magelang