MAGELANG – Petugas kepolisian menangkap Suradi, 37, warga Wonosobo yang kembali berbuat kriminal. Dia mencuri kendaraan bermotor.

Suradi berhasil ditangkap polisi terkait kasus pencurian dengan pemberatan itu. Suradi dijerat dengan Pasal 363 KHUP ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Penangkapan bermula ketika Suradi beraksi di rumah Siti Fatimah, warga Desa Tonoboyo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu. Rumah korban dicongkel dan Yamaha XABRE dan Honda Vario dibawa lari pelaku.

Pelarian Suradi tidak lama. Dia ditangkap polisi bersama rekannya Dedi Risman, 26, di Wonosobo. Keduanya merupakan pencuri spesialis bobol rumah dan sepeda motor. Sudah berulang kali keduanya beraksi.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo mengatakan Suradi beraksi bersama dua temannya. Namun petugas belum berhasil menangkap BT yang melarikan diri.

“Saat penangkapan, Suradi dan Dedi berusaha kabur, sehingga kami terpaksa menembak kakinya,” jelas Hari.

Setelah motor dijual, Suradi dan Dedi mendapat uang Rp 1,5 juta. Sisanya dibawa BT yang masih buron. Kedua pelaku mengaku mencuri karena desakan ekonomi.

Pelaku juga mengaku tidak hanya sekali beraksi di Bandongan. Telah melakukan aksi sebanyak empat kali dan pernah sekali di Temanggung.

“Mereka berhasil mencuri tujuh unit motor yang sebagian besar sudah dijual,” kata Hari.

Suradi merupakan residivis kasus serupa di Banjarnegara. Suradi mencuri tiga motor dan diganjar hukuman 12 bulan pada 2010.

Suradi mengaku memiliki usaha persewaan sound system. Namun dia terpaksa mencuri karena sepi orderan. Dia beralasan aksi ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (ady/iwa/mg2)

Magelang