RADARJOGJA.CO.ID – Seluruh SMP di Kabupaten Magelang telah mendaftar untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Dari 210 sekolah, 159 sekolah di antaranya akan mengikuti unas di SMA/SMK karena masih kurangnya fasilitas komputer yang ada.

Pelaksanan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Haryono melalui Kasi Kurikulum Pengendalian Mutu SMP Priyana mengakui, sebagian sekolah sudah mandiri dan memenuhi kriteria UNBK. Namun masih ada sekolah yang belum memenuhi standar.

Kualifikasi kelayakan UNBK, misalnya memiliki sarana komputer paling tidak 1/3 jumlah murid kelas 9, memiliki ruang laboratorium, server, internet, serta daya listrik memadahi. “Untuk sekolah yang belum sesuai kualifikasi, maka dapat menumpang di sekolah yang lain,” kata Priyana.

Menurut data, terdapat 16.838 siswa yang nantinya akan mengikuti UNBK di Kabupaten Magelang. Untuk 51 sekolah yang terdaftar mengikuti UNBK sendiri, terdiri atas 29 sekolah negeri dan 22 sekolah swasta.

“Jadi nanti saat ujian SMP, anak SMA kan libur sehingga gedungnya bisa dipinjam untuk UNBK itu. Dengan catatan, kedua sekolah sudah melakukan perjanjian atau membuat MoU sebelumnya,” tambah mantan Kepala SMPN 2 Muntilan ini. (cr2/laz/dem)

Magelang