PENERTIBAN terhadap massa ormas dan parpol pengendara sepeda motor yang tidak membawa surat atau perlengkapan kendaraan, terus dilakukan aparat Polres Magelang. Setelah massa dari GPK minggu lalu, kemarin giliran sasarannya adalah massa PDIP yang akan mengikuti apel siaga di Lapangan Soepardi, Sawitan, Kabupaten Magelang.

Dalam operasi kemarin (5/2), tercatat 132 pelanggaran lalu lintas. Razia dilakukan aparat Satlantas Polres Magelang dibantu dinas perhubungan, Satpol PP. Razia dipimpin Kasat Lantas AKP Didi Dewantara.
“Jadi operasi ini sebenarnya tidak ditujukan karena ada apel PDIP saja, melainkan juga untuk pengendara yang lain. Untuk peserta apel PDIP sendiri, kami juga sudah berikan imbauan sebelumnya agar setiap peserta tetap harus mematuhi aturan lalu lintas, seperti memakai helm, memiliki SIM dan STNK, tidak memakai knalpot blombongan,” jelas Didi.
Operasi dibagi menjadi dua titik, yakni di pertigaan An Nur dan di daerah Karet. Dalam operasi ini sebanyak 132 bukti telah diamankan, di antaranya STNK sebanyak 91 lembar, dan sepeda motor roda dua 42 unit.
Kasubbag Humas AKP Santoso menambahkan, dalam operasi ini setidaknya diterjunkan 841 personel. Mereka terdiri atas 691 anggota kepolisian, dua peleton TNI, dua peleton Satpol PP, dan satu pleton dari dinas perhubungan.
Aji Gunawan, 34, warga Mungkid mengapresisasi pihak adanya razia ini karena tidak pandang bulu. “Saya pikir penertiban seperti ini sangat baik untuk ke depannya, agar pengendara kendaraan bermotor lebih tertib lagi. Terutama untuk pengguna knalpot blombong kini sudah sangat berkurang,” ujarnya. (cr2/laz/mg1)

Magelang