MAGELANG – Satlantas Polres Magelang Kota terus menggalakkan safety riding atau berkendara yang aman. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi dan lomba safety riding di Halaman Gedung Tri Bhakti. Acara tersebut diikuti sejumlah pegawai instansi pemerintah, anggota TNI, komunitas dan pelajar.
Kegiatan yang pertama kali digelar tahun ini, akhirnya Dayat dari Armed 11 meraih juara pertama lomba safety riding tersebut. Di tempat kedua, ada Edi dari Kodim 0705/Magelang dan juara ketiga adalah Didik dari Dishubkominfo. Adapun juara harapan dipegang Indra dari Komunitas Motor Matic.
“Sosialisasi dan lomba safety riding ini dalam rangka mengikuti Lumpia Lantas (Lomba Pelayanan Inovasi dan Aksi Lalu Lintas). Lumpia Lantas digagas Polda Jawa Tengah guna meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Zain Dwi Nugroho kemarin (21/5).
Para pemenang berhak membawa pulang piala dan uang pembinaan. Sebelum berlomba, mereka terlebih dahulu berlatih beberapa kali melewati rintangan yang dibuat sesuai standar safety riding. Termasuk sosialisasi dari tim Satlantas yang unjuk kebolehan melewati rintangan.
“Dengan safety riding ini, kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Magelang. Semua harus berupaya meningkatkan ketertiban lalu lintas dan keselamatan berkendara, serta menekan angka kecelakaan,” pintanya.
Kasatlantas Polres Magelang Kota Iptu Riswanto menambahkan, kegiatan ini digelar untuk mempermudah ajakan ke masyarakat. Acara lomba dikemas dalam bentuk latihan tata cara berkendara yang benar, aman, dan selamat serta dilombakan untuk merangsang kemauan mereka.
“Kami libatkan sejumlah anggota TNI dari Akademi Militer (Akmil), Armed 3 dan 11, Kodim 0705/Magelang, dan Sub Denpom. Lalu pegawai Dishubkominfo, Satpol PP, Jasa Raharja, dan pelajar MAN 1 Kota Magelang, serta anggota komunitas pecinta motor,” papar Riswanto.
Ada delapan tahapan yang disosilaisasikan dan dilombakan. Antara lain, cek kelengkapan kendaraan dan kesiapan pengendara. Lalu melewati rintangan berupa zig-zag/slalom, berbalik arah, angka 8, pengereman, titian jalan sempit, lintasan jalan labil, dan responsible riding.
“Mereka diwajibkan melewati semua tahapan ersebut. Anggota kami yang akan menilainya dan nilai tertinggi yang menjadi juara. Dalam lomba ini, juara satu meraih nilai 1.865, juara dua 1.643, juara tiga 1.569, dan juara harapan 1.197,” paparnya.
Menurut Kanit Dikyasa Aiptu Sumarni, selain meningkatkan ketertiban lalu lintas dan keselamatan berkendara, kegiatan ini juga guna menekan angka kecelakaan di jalan. Seperti diketahui, angka kecelakaan lalu lintas masih terbilang tinggi.
“Kecelakaan bermula dari tidak tertibnya pengendara mengendarai kendaraannya. Untuk itu, kami tidak bosan mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, sehingga selamat,” katanya.(dem/hes/ong)

Magelang