MAGELANG – Pemkot Magelang me manggil salah satu pengelola tempat karaoke yang ditemukan minuman keras (miras) saat digelar razia. Tempat yang dimaksud adalah Vitu Karaoke.Manajemen Vitu Karaoke dimintai ke-terangan seputar temuan miras. Selain itu, juga diadakan pembinaan. “Manajemen Vitu Karaoke sudah dipang-gil,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabud-par) Kota Magelang Hartoko, kemarin (22/10)
Hartoko menambahkan pemanggilan dilakukan untuk pembinaan pada manajemen perusahaan agar tetap menaati peraturan dan juga membangun kondusivitas Kota MagelangPembinaan dipimpin Wali Kota Sigit Widyonindito dan ada beberapa poin khusus yang disampaikan pada Manajemen Vitu Karaoke. Di antaranya, selain meningkatkan ketertiban, diharapkan pihak keamanan internal menyeleksi betul pengunjung yang datang se belum masuk ke bilik karaoke.
“Ada tiga indikasi dan ciri-ciri. Kalau pengunjung jalan sem-poyongan, ada bau alcohol, dan matanya merah, petugas ke-amanan harus melarangnya masuk. Manajemen Vitu sepakat untuk menjalankan imbauan itu,” katanya.Hartoko membenarkan keberadaan tempat hiburan malam menjadi binaan instansinya. Hanya, terkait prosedur pencabutan perizinan operasional usaha hiburan malam karoake hanya bisa dibuat dari instansi Badan Pelayanan Perizinan Ter-padu (BP2T). Ini harus dilakukan tiga kali teguran tertulis yang dilayangkan dari instansi pem-buat izin.
“Sementara, kami melakukan pengawasannya, dibantu dari Kesbangpolinmas dan Satpol PP. Kami bisa beri masukan ke-pada BP2T, kalau sampai ditemukan lagi, yang jelas akan dilayangkan surat teguran per-tama,” paparnya.Menyikapi temuan miras, pihaknya berencana menggelar rapat rutin melibatkan seluruh manjemen karaoke di Kota Magelang, Kesbangpolinmas, Satpol PP, dan Disporabudpar untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban. Dengan adanya koordinasi intens ini, diharapkan meminimalisasi pelanggaran-pelanggaran di tempat hiburan karaoke keluarga.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana mengaku segera melakukan koordinasi dengan instansi Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) setem-pat, guna mengkaji lagi proses perizinannya Vitu Karaoke. Sebab, bukan kali pertama ini saja pengunjung tempat hiburan malam ditemukan membawa miras.
“Bukan pertama kali ini, tapi sudah berkali-kali, cuma tidak kapok ketika kami beri peringatan,” paparnya.Satpol PP Kota Magelang sudah mengajukan surat peringatan pada manajemen dan meneruskannya ke BP2T soal peng hentian izin. Mengingat yang dikon-sumsi pengunjung karaoke adalah jenis alkohol yang peredarannya tidak dibenarkan di Kota Mage-lang. (dem/hes/ong)

Magelang