MAGELANG – Seorang manajer klub sepakbola harus menyelesaikan laporan dalam satu musim. Termasuk merampungkan segala urusan terkait keuangan.Ini penting untuk pembentukan tim musim berikutnya. Saat ada per-soalan tak selesai tuntas dalam satu musim, akan membelenggu pembentu kan tim musim berikutnya. “Jangan sampai ada persoalan musim lalu, timbul saat persiapan tim musim depan. Ini jelas meng-anggu dan membelenggu,” kata Mantan Manajer PPSM Magelang Salafudin saat ditemui koran ini, kemarin (10/10)
Pria yang menduduki manajer selama tiga musim berturut- turut sejak 2009 ini mengaku, selalu ada sisa keuangan saat tim di-pegangnya. Sisa keuangan kemu-dian digunakan untuk pemben-tukan tim musim berikutnya. “Kalau pas saya pegang dulu, mesti ada sisa uang. Yah, sekitar Rp 100 juta lebih. Uang sisa ter-sebut digunakan untuk pem-bentukan tim musim berikutnya,” paparnya.Salafudin meneruskan, pihaknya tidak pernah menunggak gaji pemain hingga berbulan-bulan seperti sekarang. “Gak sampai nunggak lah. Kasihan pemain. Sebagai manajer harus berupaya mencarikan dana agar persoalan finansial terselesaikan. Karena menjadi manajer ya salah satu tanggung jawabanya soal itu (finansial),” papar pria yang kini menjabat ketua DPC PKB Kota Magelang.
Salafudin yang duduk di kursi DPRD Kota Magelang berharap, manajemen PPSM musim ini segera menyelesaikan semua persoalan yang ada. Juga mem-buat laporan pada Ketua Umum Fahriyanto. Sehingga ada langkah evaluasi dan perencanaan yang baru. “Jangan menunda-nunda. Kalau ditunda-tunda, bisa menjadi persoalan yang lebih berat di masa depan,” pintanya.Sebelumnya, Mantan Manajer PPSM Magelang musim lalu Stin Sahyutri Soekisno juga berharap, manajemen musim ini segera membuat laporan tutup buku, sekaligus menyelesaikan semua persoalan tim. Agar pem bentukan tim musim depan segera ber jalan dan tidak terbebani berbagai persoalan yang membelenggu pada musim lalu.
“Segala persoalan musim ini ya harus selesai musim ini. Apa-pun caranya. Karena kalau tidak selesai sekarang, akan mem-bebani manajemen yang akan datang,” tegas Stin yang juga kini duduk di kursi dewan.Hingga kini, manajemen PPSM masih nunggak gaji pemain untuk Juni dan Agustus. Menurut Manajer PPSM Widarto, masalah gaji dua bulan pada pemain dan pelatih bakal menghabiskan Rp 300 juta. Semua itu dijanjikan selesai pada November men-datang. Yakni, menunggu selesainya pergantian antara pengurus lama dengan baru yang masih dalam proses. Widarto yakin, sebagai sebagai pengurus atau pemilik klub yang baru, pihaknya akan didekati calon sponsor. (dem/hes/jiong)

Magelang