MAGELANG – Sebanyak 664 orang Taruna dan Taruni Akademi Militer (Akmil) Tingkat II, III, dan IV berikrar pada acara renungan suci dalam hubungan Keluarga Asuh yang dilaksanakan di Puncak Tidar Sabtu Malam (13/9). Ada pun ikrar yang diucapkan terdiri dari tiga hal. Pertama, tidak melakukan tindakan kekerasan maupun pemukulan, baikrekan setingkat maupun dengan junior dan bertekad menjadi taruna yang disiplin dan tidak melakukan pelanggaran. Juga berikrar untuk belajar dan berlatih dengan keras agar menjadi perwira yang militan dan handal. Usai membacakan ikrar, mereka melaksanakan prosesi penciuman Pusaka Akmil bergantian. Sebelum pelaksanaan renungan suci, mereka melaksanakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam hubungan keluarga asuh. Mulai kegiatan apel, halang-rintang, tarik tambang, navigasi. Bahkan, kegiatan makan pun dilaksanakan dalam hubungan keluarga asuh. “Adanya keluarga asuh akan membantu setiap taruna dan taruni lebih cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan di Akmil. Terutama bagi taruna yang baru bergabung (junior, Red),” kata Komandan Resimen Korps Taruna Akmil Kolonel Inf Sapriadi SIP kemarin (14/9). Dijelaskan, dalam keluarga asuh, tugas saudara asuh dan kakak asuh adalah membantu adik-adik asuhnya dalam segala hal yang baik. Demi mempererat tali persaudaraan antarsenior dan junior. “Sehingga kehidupan Korps Taruna Akademi Militer bisa harmonis,” tuturnya. Kegiatan yang digelar dari siang hingga tengah malam disaksikan Komandan Resimen Korps Taruna, didampingi seluruh pengasuh taruna dan taruni Akmil.(dem/hes)

Magelang